Terkesan Politis, Masyarakat tidak hadir pada acara syukuran 9 lurah.

0
347

Lintas.co.id-Kota Sungai Penuh,Kerinci (21/01/2020) – Acara syukuran 9 lurah di kantor camat koto baru di nilai berkesan politis.

 

Terselenggaranya syukuran di kecamatan koto baru mempunyai niat terselubung dan bernuansa politik, karena baliho bakal calon gubernur jambi dan bakal calon walikota Sungai Penuh yang selogannya “muda mebangun” ini terpampang jelas di samping panggung.

 

Salah satu unsur mayarakat sekitar menganggap acara ini bertujuan untuk mempromosikan “Kampanye” AJB dan putranya Fikar azami yang dibungkus dalam Acara syukuran beserta 4 orang anggota DPRD Kota sungai Penuh yang berasal dari koto baru.

 

Ini sebenarnya bukan acara masyarakat, karena terlihat jelas hanya sedikit masyarakat yang hadir di sana. Kebanyakan yang hadir itu adalah orang-orang pemerintahan. ucap Tomi salah satu pemuda.

 

Tomi juga menenerangkan bawhawasanya acara ini berkesan seolah-olah pesanan dari istana untuk mensosialisasikan bakal calon untuk pilwako dan pilkada. sebagai pemuda kami sangat menerima acara ini, kami sangat menyayangkan acara ini di bawa ke ranah politik.

 

Salah satu tokoh Ulama berkomentar di media sosial Facebook Buya Khairi,mengatakan bahwa acara tersebut hanya untuk segelintir orang dan ia juga menyayangkan ada nya oknum yang membawa nama lembaga Adat  karena acara tersebut tidak di putuskan secara adat.

 

Tomi berharap kepada tokoh masyarakat supaya tidak merusak nilai-nilai adat istiadat saat ingin membuat acara.

Penuli : (Ali S)

LEAVE A REPLY