- Lintas.co.id - https://lintas.co.id -

Diduga Yudhi Riyono Perawat di Puskesmas Butang Baru Jalankan Praktek Keperawatan Tanpa Izin

SAROLANGUN – LINTAS.CO.ID – Diduga salah satu perawat yang bekerja di Puskesmas Butang Baru Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun atas nama Yudhi Riyono, Am. Kep.

Yang mana Yudhi diduga membuka praktek di Rumahnya di Desa Meranti Jaya tanpa izin dan papan nama.

Didalam Pasal 19 Undang – Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan menjelaskan :
1. Perawat yang menjalankan Praktik Keperawatan wajib memiliki izin.
2. Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan dalam bentuk SIPP.
3. SIPP sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota atas
rekomendasi pejabat kesehatan yang berwenang di kabupaten/kota tempat Perawat menjalankan
praktiknya.
4. Untuk mendapatkan SIPP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2), Perawat harus melampirkan:
a. Salinan STR yang masih berlaku;
b. Rekomendasi dari Organisasi Profesi Perawat; dan
c. Surat pernyataan memiliki tempat praktik atau surat keterangan dari pimpinan Fasilitas Pelayanan
Kesehatan.
5. SIPP masih berlaku apabila:
a. STR masih berlaku; dan
b. Perawat berpraktik di tempat sebagaimana tercantum dalam SIPP.

Dan didalam Pasal 21 “Perawat yang menjalankan praktek mandiri harus memasang papan nama praktik keperawatan”.

Itu artinya untuk menjalankan praktek keperawatan harus dilengkapi izin dan harus memasang papan nama.

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) mengatakan “jika ingin membuat praktek di Desa harus mendapat rekomendasi dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan”.

“Karena rekomendasi itulah dasar DPMTSP untuk mengeluarakan izin terhadap yang ingin membuka praktek”. Ujarnya

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Bambang Hermanto ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan “Baik pak, sudah saya panggil kepala Puskesmas katanya lagi dalam pengurusan izin praktek”. Jawabnya Singkat

(Ali s)

Print Friendly, PDF & Email [1]