Argentina kian merana tanpa Messi

Loading...

Tiga pemain Argentina (kiri-kanan); Paulo Dybala, Sergio Aguero, dan Lucas Pratto, melangkah gontai usai dikalahkan Paraguay 0-1 di Cordoba, Argentina, Rabu pagi WIB (12/10/2016).

Tiga pemain Argentina (kiri-kanan); Paulo Dybala, Sergio Aguero, dan Lucas Pratto, melangkah gontai usai dikalahkan Paraguay 0-1 di Cordoba, Argentina, Rabu pagi WIB (12/10/2016). © Natacha Pisarenko /AP Photo

Tiga kali bermain tanpa kapten Lionel Messi, Argentina tiga kali pula tidak pernah menang. Bahkan pada Rabu pagi WIB (12/10/2016), Argentina dipermalukan tim tamu Paraguay 0-1.

Tuah Messi bagi Argentina memang tak terbantahkan. Bintang klub Barcelona itu menjadi penentu kemenangan 1-0 Argentina atas Uruguay dalam pertandingan pertamanya setelah meralat keputusan pensiun pada 2 September lalu.

Tapi kemudian cedera pangkal paha menghampiri pemain berusia 29 itu. Argentina pun secara beruntun ditahan 2-2 Venezuela dan Peru, sebelum yang terbaru menyerah pada Paraguay.

Seluruh pertandingan itu terjadi dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan.

Argentina sebenarnya kesebelasan dengan rekor kandang cukup bagus. Bahkan kekalahan Argentina dari Paraguay di Cordoba tadi “hanya” kekakalahan kedua dalam 59 pertandingan kualifikasi Piala Dunia.

Adapun bagi Paraguay, kemenangan atas Argentina adalah yang pertama selama kualifikasi Piala Dunia. Tapi bagi Argentina, mereka akan lebih merana apabila Messi absen.

Catatan Opta menunjukkan perbandingan kemenangan Argentina bila Messi absen dan bermain dalam 10 pertandingan terakhir. Tanpa Messi 14,3 persen dan bersama Messi 100 persen.

Paraguay boleh jadi paham fakta ini. Mereka mengincar gol pada awal laga untuk kemudian bertahan sepanjang sisa pertandingan.

Derlis Gonzalez membawa Paraguay unggul pada menit 18 melalui serangan balik nan cepat dan dua kali operan bola.

Argentina beruntung cuma kalah satu gol. Meski jarang menyerang, Paraguay justru punya dua peluang tambahan melalui tembakan jarak jauh Oscar Romero dan Angel Romero. Seluruhnya mentah dihentikan kiper Sergio Romero.

Argentina sebenarnya tidak tampil buruk-buruk amat. Tapi ketajaman para pemainnya yang menguap semakin mengacaukan situasi.

Padahal para pemain depan asuhan Edgardo Bauza ini sebenarnya ahli mencetak gol saat membela klub masing-masing di Eropa.

Tapi situasinya berbeda ketika mereka berkumpul mengenakan kostum putih-biru langit Argentina. Sergio Aguero, juru gedor asal Manchester City, gagal mencetak gol dari titik penalti.

Sedangkan peluang gelandang Angel Di Maria hanya berakhir di tiang gawang. Adapun kans Marcos Rojo menguap di atas mistar gawang Justo Villar, 39 tahun.

Kiper klub Colo Colo (Cile) ini juga tampil apik. Setelah menahan tembakan penalti Aguero, Villar menahan upaya lanjutan Aguero dan Paulo Dybala.

Kepada Reuters, Aguero mengakui permainan Argentina jauh dari harapan dan tak mau mencari alasan. Sedangkan Dybala, yang tampil sebagai pemain pengganti, menyatakan Argentina harus segera bangkit bila ingin lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Kesebelasan nasional seperti kami harus bermain di Piala Dunia,” ujar penyerang klub Juventus itu.

Kini Argentina, yang kehilangan tujuh poin sejak Messi absen dalam tiga pertandingan, melorot ke posisi lima klasemen Amerika Selatan dengan nilai 16. Adapun puncak klasemen masih dikuasai Brasil, yang akan bertemu Argentina, pada 11 November.

Dengan sisa delapan pertandingan, Argentina tak punya pilihan lagi selain kemenangan. Zona Amerika Selatan menyediakan empat tiket lolos langsung ke Rusia, sementara tim kelima harus memainkan laga playoff antarbenua untuk satu tiket.

Para pemain Paraguay merayakan kemenangan bersejarah atas tuan rumah Argentina di Cordoba, Argentina, Rabu pagi WIB (12/10/2016). Para pemain Paraguay merayakan kemenangan bersejarah atas tuan rumah Argentina di Cordoba, Argentina, Rabu pagi WIB (12/10/2016). © Natacha Pisarenko /AP Photo

Sementara di Santiago, Cile sang jawara Amerika Selatan menghentikan tiga perjalanan tanpa kemenangan dengan menundukkan tim tamu Peru 2-1. Kemenangan Cile ditentukan lewat dua gol sang bintang, Arturo Vidal.

Dengan prestasi itu, pemain Bayern Muenchen ini menjadi pemain Cile pertama yang mampu mencetak lima gol secara beruntun dalam kalender kualifikasi Piala Dunia.

Kemenangan pun makin berharga meski Cile masih berada di urutan tujuh klasemen dengan nilai 14 atau berjarak tujuh poin dari Brasil.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar