Band asal Yogyakarta akan tur di Inggris Raya

Loading...

Elda Suryani saat konser bersama Stars and Rabbit di Gedung Societet, Taman Budaya Yogyakarta (21/1/2016).

Elda Suryani saat konser bersama Stars and Rabbit di Gedung Societet, Taman Budaya Yogyakarta (21/1/2016). © Andri Susilo Putro/facebook.com/starsandrabbit

Harapan vokalis Elda Suryani memperkenalkan musik Stars and Rabbit, kelompok yang dibentuknya bersama gitaris Adi Widodo sejak 2011, ke khalayak lebih luas terwujud. Melalui laman situs web resminya (5/10/2016), kelompok ini akan melakukan tur di kawasan Inggris Raya mulai 12-20 Oktober 2016.

Wales jadi destinasi pertama. Di negara asal Gareth Bale (pesepak bola dengan banderol Rp1,4 triliun yang memperkuat Real Madrid), duo pengusung musik folk asal Yogyakarta itu manggung di Gwdihw Cafe Bar, Cardiff, pada 12 Oktober.

Gwdihw yang mampu menampung 150 orang dan buka 24 jam memang sering diramaikan penampilan musisi folk, soul, indie pop, dan ragam genre musik lain. Yusseff Kamaal, Samuel Jack, dan Sound of the Sirens adalah nama-nama dari ranah musik independen yang juga akan manggung di sana mulai November 2016.

Berikutnya Elda dan Adi menuju ibu kota Inggris, London. Penampilan pertama (14/10) akan berlangsung di The Good Ship, sebuah bar yang dilengkapi suguhan musik hidup.

Baca juga:  John Legend dan Ariana Grande nyanyikan Beauty and the Beast

Tiga hari kemudian, duo yang membawa serta bassist Alam Segara, drummer Andi Irfanto, dan keyboardist Vicki Unggul berpindah ke arah selatan London menuju Brighton.

Stars and Rabbit dijadwalkan mengguncang panggung Green Door Store yang berukuran kurang lebih sama dengan The Good Ship karena daya tampungnya muat sekitar 250 orang.

Perjalanan tur bertajuk “Stars and Rabbit – Baby Eyes UK Tour 2016” itu ditutup dengan kembali ke London untuk sebuah penampilan di The Dublin Castle (20/10).

Jadwal tersebut memang sedikit ketat. Pun demikian, para personel mengaku tak risau. Penyebabnya apalagi kalau bukan karena kesempatan bisa menjelajahi Inggris sembari bermain musik. Negeri asal Ratu Elizabeth II itu memang telah jadi idaman Elda dan Adi.

“Sudah jadi impian kami untuk menyebarkan musik hingga ke mancanegara, sejauh energi kami bisa mengakomodirnya. Jadi ketika pintunya sudah terbuka, kami semacam, ‘Ini dia, saatnya melakukan perubahan. Tidak boleh mundur,'” kata Elda yang termuat dalam laman qubicle.id (5/10).

Ketatnya jadwal telah mengimpit sejak dari tanah air. Menurut penuturan Riva Pratama, manajer sekaligus sound engineer Stars and Rabbit kala konser, kelompok yang baru menghasilkan satu album berjudul Constellation (2015) itu berangkat pada tanggal 11 Oktober dini hari.

Baca juga:  John Legend dan Ariana Grande nyanyikan Beauty and the Beast

Alasannya karena masih ada beberapa kontrak tampil yang mereka harus lunasi beberapa hari sebelum bertolak ke Inggris.

Aslinya penyelenggaraan tur ini dijalankan pada 2017. Berhubung rencana menyelenggarakan konser tunggal di luar Yogyakarta mengalami kendala perizinan dan birokrasi, tur “Baby Eyes” akhirnya dimajukan.

“Kami merasa harus terus bergerak, karena berkesenian itu enggak ada batasnya. mengotak-ngotakkan kesenian justru membuat proses berkesenian itu sendiri sulit untuk berkembang.” ujar Adi.

Mengadakan pertunjukan musik di luar negeri bukan hal baru bagi pelantun “Rabbit Run” itu. Medio tahun silam, Cina, Hong Kong, dan Filipina mereka singgahi dalam rangka tur “Stars and Rabbit – Asian 2015”.

“Semoga (tur di Inggris Raya) ini jadi langkah baru untuk kami membuat tur-tur yang lain lagi. Semoga semuanya lancar dan kami bisa bekerja dengan baik,” pungkas Adi.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar