Canda dan omelan Maradona dalam laga amal

Loading...

Dari kiri ke-kanan; Antonio Di Natale, Diego Maradona, dan Francesco Totti dalam laga amal Paus Francis di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis dini hari WIB (13/10/2016)

Dari kiri ke-kanan; Antonio Di Natale, Diego Maradona, dan Francesco Totti dalam laga amal Paus Francis di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis dini hari WIB (13/10/2016) © Alessandro Di Meo /ANSA via AP Photo

Salah seorang legenda sepak bola dunia Diego Armando Maradona menjadi bintang dalam laga amal “Bersatu demi Perdamaian” yang diselenggarakan pemimpin umat Katolik Paus Francis, Kamis dini hari (13/10/2016).

Dalam pertandingan di Stadion Olimpico, Roma, Italia, itu Maradona tampil bersama sebagian besar pensiunan bintang Serie A Italia dan perwakilan pemain dari lima benua. Tapi Argentina, Italia, dan Brasil mengirim pemain paling banyak.

Tampil pula pemain yang belum pensiun; Francesco Totti, Bojan Krkic, dan Diego Maradona Jr. Lalu dari Tiongkok ada Chen Han Wei dan Shao Jiayi.

Laman QuatroQuattoDos menunjukkan sedikitnya ada 40 pemain masa silam yang menghadiri laga ini. Antara lain Rui Costa, Nicolas Burdisso, Edgar Davids, Juan Sebastian Veron, Gianluca Zambrotta, Hernan Crespo, Ronaldinho, Aldair, Claudio Lopez, Robert Pires, Rodrigo Taddei, Antonio Di Natale, dan Frederic Kanoute.

Seluruh keuntungan pada laga amal ini akan diserahkan ke tiga lembaga nirlaba untuk membantu korban gempa di Italia tengah pada 24 Agustus. Karena laga amal pula, permainan berlangsung santai–bahkan canda meliputi seluruh pemain, termasuk Maradona.

Tokoh asal Argentina ini adalah “dewa” Napoli setelah memberi dua gelar juara Serie A dan satu tropi Piala UEFA (sekarang Liga Europa) pada kurun 1984-1991.

Tubuhnya sudah cukup tambun dan tak mungkin bergerak lincah. Selain itu, umurnya sudah 55 tahun. Tapi kemampuannya mengoper bola masih terjaga.

Football Italia melaporkan Maradona memberi satu assist kepada Totti. “Saya sudah main bersama Maradona. Sekarang saya bisa pensiun dengan gembira,” ujar Totti, kapten AS Roma, tertawa.

Namun bukan Maradona jika tidak bersikap kontroversial. Di tengah canda, Maradona masih bisa mengomel.

Dia memarahi Veron, yang pernah diasuhnya ketika menangani kesebelasan Argentina, pada jeda turun minum. Dalam video yang ditunjukkan ESPN FC, Maradona terpaksa ditenangkan panitia dan Cafu.

Tapi menurut Stefano Mauri, itu hanya emosi sesaat. “Di kamar ganti tak ada masalah, mereka tertawa bersama,” kata bekas pemain Lazio berusia 36 ini.

Ini mungkin totalitas Maradona dalam sebuah laga amal. Sebelum laga, tokoh yang terkenal dengan “gol tangan Tuhan” ini menyatakan bakal bermain seperti layaknya era 90-an.

Maradona terlanjur senang diundang terlibat dalam pertandingan ini. Apalagi ketika tahu bahwa pertandingan dirancang oleh Paus Francis yang kebetulan berasal dari Argentina.

“Dia melakukan tugasnya dengan baik. Saya meninggalkan gereja dan dia membawa saya kembali. Kita butuh perdamaian di seluruh dunia,” katanya dikutip The Daily Mail.

Pertandingan memanggungkan dua tim; putih vs biru. Putih berisi para pemain jebolan La Liga dan biru adalah tim dunia yang dipimpin Maradona.

Tim putih memenangi pertandingan dengan skor 4-3. Gol tim putih dicetak Kanoute, Bojan, Crespo, dan Fernando Cavenaghi. Sedangkan selain Totti, gol biru dihasilkan oleh Di Natale dan Burdisso.

“Sepak bola adalah fenomena istimewa manusia. Peristiwa olahraga adalah simbol tertinggi pembangunan kultur dan perdamaian para penganut kepercayaan berbeda yang saling menghargai,” ujar Paus Francis sebelum pertandingan dilansir Catholic Register.

Tim Biru: Mondragon; Cafu, Aldair, Burdisso, Candela; Taddei, A Carbone, Mauri; Maradona, Di Natale, Totti (Chen Han Wei 46).

Tim Putih: Bizzari; Zambrotta, Marquez, Sanchis, Abidal; Davids, Veron, Bojan; Ronaldinho; Crespo, Kanoute.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar