CBR1000RR bakal bertamu ke IMOS 2016

Loading...

Honda CBR 1000RR versi 2017 tampil di Intermot, Jerman

Honda CBR 1000RR versi 2017 tampil di Intermot, Jerman © Tangkapan layar Youtube

Jenama Jepang, Honda, memperkenalkan model sport teranyar mereka, CBR1000RR Fireblade SP dan SP2 pada arena Intermot 2016, di Cologne, Jerman, Selasa (4/10/2016).

Secara otomatis, model baru ini menggantikan CBR1000RR versi 2014. Produk ini juga sudah terpapar di situs terbaru milik Honda. Di sana Anda akan melihat empat motor terbaru Honda yang akan diluncurkan pada akhir tahun ini, salah satunya datang dari keluarga Fireblade.

Kabar baik bagi penggemar motor sport di Indonesia, Astra Honda Motor (AHM) akan memajang dua varian terbaru Fireblade itu di ajang Indonesia Motor Show (IMOS) 2016 yang akan berlangsung November di Jakarta.

“CBR1000RR SP dan SP2 akan kami perkenalkan di Indonesia pada IMOS nanti. Karena ini memang produk global yang meluncur di seluruh dunia,” ujar Koji Sugita, Direktur Marketing AHM saat berbincang dengan KompasOtomotif, Rabu (5/10/2016).

Intermot menjadi debutan peluncuran motor yang kehadirannya telah ditunggu para pencinta motor jenis sport ini.

Mengutip Worldsbk.com, selain tampilan desain yang benar-benar baru, Honda juga menanamkan beragam teknologi pada motor 999cc level Superbike tersebut.

Rasio bobot dan tenaga bisa naik 14 persen berkat reduksi bobot sebesar 15 kg, menjadi hanya 195 kg.

Motor ini juga mengusung ragam teknologi anyar yang tersemat pada motor MotoGP versi jalan raya, RC213V-S. Di antaranya sistem suspensi semi aktif Ohlins Electronic Control, Honda Selectable Torque Control, Selectable Engine Brake, ABS, Quick Shifter, Downshift Assist, Riding Mode Select System, dan Power Selector.

Indonesiaautosblog dan Hondanews.eu memaparkan pabrikan ini menyertakan 5-axis Inertial Measurement Unit (IMU) untuk membaca seluruh gerakan Fireblade terbaru ini.

Suspensi CBR1000RR terbaru juga lebih canggih. Melirik bagian depan, terdapat up-side down NIX30 yang dikombinasikan dengan TTX36 pada suspensi belakang.

Unit kontrol suspensi (Suspension Control Unit/SCU) yang disertakan pada motor ini dapat membaca roll rate, yaw rate, dan kemiringan motor melalui 40g 5-axis (3-axis acceleration dan 2-axis angular velocity). Peranti tersebut menggunakan Bosch MM5.10 IMU gyro.

Melalui perangkat tersebut pengendara dapat mengatur suspensi dan mode berkendara (riding mode). Tidak hanya itu, Honda juga menyematkan throttle by wire yang semakin melengkapi kecanggihan motor sport ini.

Honda langsung mendapuk mantan juara dunia MotoGP Nicky Hayden untuk menjajal kecanggihan serta aerodinamika motor ini di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada September lalu.

Lantas, apa yang membedakan tipe SP dan SP2?

SP disebut sebagai motor yang siap pakai untuk ajang balap di sirkuit, namun juga dapat digunakan untuk jalan raya.

Untuk membedakannya secara fisik, ada pola karbon dan striping emas pada warna khas Tri Colour (merah, putih, biru) motor ini.

Lalu penyematan pelek dari jenama Marchesini pada ban depan dan belakang, hingga membuat motor sport ini semakin ringan.

Menyasar sektor mesin, Honda memberikan sedikit revisi pada kepala silinder mesin SP2, yakni dengan ubahan pada klep, ruang bakar dan piston, yang lebih besar ketimbang tipe SP. Pada sektor kontrol elektronik, tipe ini juga punya setelan yang lebih eksklusif.

Honda belum menyebutkan berapa persisnya harga kedua motor tersebut namun, menurut Cycle World (4/10), Fireblade SP akan dibanderol sekitar USD20.000 (Rp260 juta) sementara SP2 sedikit di bawah USD25.000 (Rp325 juta).

Honda CBR1000RR SP: ‘Total Control’ © ?????????? (Honda)

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar