Chris Rock dibayar Rp522 miliar untuk dua acara Netflix

0
0

Komika Chris Rock menghadiri konferensi pers Madagascar 3: Europe's Most Wanted di Cannes, Prancis (18/5/2012).

Komika Chris Rock menghadiri konferensi pers Madagascar 3: Europe’s Most Wanted di Cannes, Prancis (18/5/2012). © Stephane Reix /EPA

Setelah delapan tahun absen dari pergelaran komika tunggal (stand-up comedy), Chris Rock akan kembali manggung dan jutaan dolar siap memenuhi koceknya.

Pembawa acara Academy Awards ke-88 ini baru saja menandatangani perjanjian untuk tampil dalam dua pertunjukan tunggal di Netflix dengan kontrak yang dikabarkan Deadline (13/10/2016) mencapai USD40 juta (Rp522,7 miliar).

Jumlah USD20 juta per episode itu disebut-sebut sebagai bayaran tertinggi yang pernah diterima seorang komika tunggal. Bahkan, menurut iTech Post (15/10), jauh lebih besar ketimbang yang pernah diterima komedian kelas atas lainnya, seperti Amy Schumer, Jerry Seinfeld, dan Louis C.K.

Netflix, sebuah layanan video berbayar, dikabarkan mesti merogoh dalam-dalam koceknya agar bisa menang melawan Amazon, Hulu, dan HBO (yang pernah menjadi “rumah” Rock pada 1994-2008) dalam memperebutkan tandatangan komedian berusia 51 tahun itu.

Alasan apa yang melandasi Neflix berani membayar begitu besar? Rupanya mereka merasa percaya diri dengan genre komika tunggal.

“Kini Netflix menjadi tujuan menjanjikan untuk komika tunggal. Kami bekerjasama dengan berbagai talenta kelas atas yang meliputi segala jenis humor, memungkinkan mereka membawa kesegaran dan kelucuan bagi pelanggan kami di 190 negara,” jelas Lisa Nishimura, Wakil Presiden bagian Komedi dan Dokumenter Orisinal di Netflix.

“Kami sudah memboyong Emmy (untuk acara komika Patton Oswalt: Talking for Clapping), kini saat yang tepat untuk membawanya lebih jauh bersama Chris Rock.”

USD20 juta per episode adalah bayaran terbesar untuk acara komika tunggal

Komika tunggal memang menjadi salah satu andalan Netflix saat ini. Selain Patton Oswalt, Netflix juga menjadi rumah bagi beberapa proyek dari Aziz Ansari, Chelsea Handler, Cedric the Entertainer, Iliza Shlesinger, Jeff Foxworthy and Larry the Cable Guy, Chris Tucker, dan David Cross.

Rock bakal diberi kebebasan untuk berekspresi, mungkin itu salah satu faktor penyebab bintang Madagascar (2005) ini mau melawak untuk Netflix.

“Chris Rock adalah seorang aktor dan sutradara yang dicintai orang. Tak ada seorangpun seperti dia. Netflix menawarkan acara yang berskala global dan kebebasan kreatif kepada Rock, agar orang dengan talenta luar biasa seperti dirinya merasa seperti di rumah,” ujar Ted Sarandos, Chief Content Officer Netflix.

Penunjukkan ini menandakan kembalinya Rock ke dunia komika tunggal, setelah absen selama delapan tahun.

“Saya tidak sabar untuk segera kembali manggung,” ujar Rock dalam pernyataan resminya.

Acara pertama akan mulai direkam pada 2017 (tanggal pasti belum ditentukan), diikuti sebuah tur dunia yang kini tengah direncanakan. Sementara jadwal rekaman acara kedua belum ditentukan.

Meski lama absen, akhir-akhir ini dapur Rock tetap ngebul. Selain menjadi pembawa acara Oscar, ia juga menyutradarai acara komedi spesial Amy Schumer: Live at the Apollo yang ditayangkan HBO.

Ia juga menjadi bintang tamu dalam serial Empire dan tampil dalam acara Netflix berjudul A Very Murray Christmas, dipandu oleh komedian Bill Murray.

Kehebatan Rock juga diakui oleh komika lain, Kevin Hart. Ia menyatakan bahwa Rock adalah sosok mentor bagi dirinya dalam mengarungi dunia komika. Pria berusia 37 ini mengungkapkan Rock mengajarinya berbagai macam kiat agar lawakannya lebih universal.

“Saran Rock selalu luar biasa, dan tepat kepada sasaran,” ujar Hart di New York kepada CNN (13/10/2014) dalam premier tur komedinya berjudul What Now?

Pencarian pada artikel ini:

  1. pembawa acara tsc
Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis gagasan