Jejak Titanosaurus ditemukan

Loading...

Profesor Shinobu Ishigaki dari Okayama University of Science bergaya dengan fosil jejak dinosaurus di Gurun Gobi, Mongolia

Profesor Shinobu Ishigaki dari Okayama University of Science bergaya dengan fosil jejak dinosaurus di Gurun Gobi, Mongolia © AFP

Para peneliti dari Okayama University of Science, Jepang, dan Mongolian Acedemy of Science, telah menemukan jejak kaki dinosaurus di Gurun Gobi, Mongolia. Yang membuatnya lebih menarik adalah ukurannya yang saat ini menjadi salah satu jejak kaki dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan.

Menurut para peneliti, jejak yang memiliki panjang 106 cm dan lebar 77 cm itu diperkirakan memiliki umur 70 juta hingga 90 juta tahun, atau sekitar akhir periode kapur. Mereka mengungkapkan fosil jejak tersebut terbentuk secara alami. Sebuah proses mengalirnya pasir ke cekungan tanah berlumpur akibat hentakan makhluk raksasa.

“Ini merupakan penemuan yang sangat langka, sebuah fosil jejak kaki yang diawetkan dengan baik, memiliki panjang lebih satu meter diukur dari cakarnya,” sebut pernyataan dari Okayama University of Science, dilansir dari International Business Times (30/9).

Sebuah foto diambil dengan posisi tubuh Ishigaki di tanah bersebelahan dengan fosil jejak tersebut. Foto itu menunjukkan bahwa besar fosil jejak lebih dari setengah ukuran tubuh Ishigaki.

Dikutip dari The Guardian (3/10), fosil tersebut ditemukan di sebuah lapisan Bumi pada Agustus melalui ekspedisi gabungan antara Mongolia-Jepang. Para peneliti menduga jejak kaki tersebut ditinggalkan oleh Titanosaurus. Ia adalah sejenis dinosaurus raksasa, berleher panjang, dan herbivora, atau pemakan tumbuh-tumbuhan.

Baca juga:  Ekonomi Pancasila menurut Presiden Jokowi

Umumnya titanosaurus memiliki panjang 30 meter dan tinggi 20 meter, serta bobot yang dapat mencapai 90 ton.

Shinobu Ishigaki, profesor dari Okayama University of Science, dan pemimpin tim riset Jepang mengatakan bahwa kini tim mereka sedang melakukan pencarian lebih lanjut di area sekitar untuk mencari sisa-sisa dinosaurus yang mungkin masih ada.

Tulang dinosaurus keluarga sauropoda, di Museum of Natural History, Jenewa, Swiss Tulang dinosaurus keluarga sauropoda, di Museum of Natural History, Jenewa, Swiss © Magali Girardin /EPA

Titanosaurus merupakan herbivora paling beragam dan bertubuh besar yang hidup di benua selatan selama akhir 30 juta tahun dari era Mesozoikum. Dilansir dari Daily Mail (30/9), ia merupakan kelompok terakhir sauropoda, sebuah kelompok yang identik dengan Brachiosaurus, hadir di Bumi antara 90 hingga 66 juta tahun lalu.

Disebut beragam, karena ada di antara mereka yang memiliki berbobot seperti sapi hingga paus sperma. Beberapa di antaranya juga dianggap sebagai hewan darat terbesar yang pernah ditemukan. Para ilmuwan mengatakan bahwa bayi titanosaurus dapat berkembang dari tinggi sekitar setengah tubuh manusia hingga dua kali lipatnya atau bahkan lebih hanya dalam waktu singkat.

Saat lahir, bayi Titanosaurus berbobot dari tiga sampai empat kilogram, tidak jauh berbeda dengan bobot bayi manusia. Tapi hanya dalam hitungan minggu, ukuran mereka setidaknya akan seukuran anjing golden retriever, dengan bobot 30-an kg. Umur 20 tahun ke atas, ukuran mereka akan lebih besar dari sebuah bus sedang.

Baca juga:  Setelah BBM, Pemerintahan Jokowi Akan Gunakan Kebijakan Semen Satu Harga !

Pada 2014, sisa-sisa tulang Titanosaurus ditemukan di Patagonia Selatan, Argentina. Menurut ahli paleontologi, spesies bernama Dreadnoughtus schrani itu merupakan dinosaurus terbesar yang pernah hidup di sana.

Pada Desember 2015, sebuah fosil jejak ditemukan di kepulauan Skye, Skotlandia. Jejak tersebut juga diduga merupakan peninggalan sauropoda. Ukuran diameter jejak tersebut mencapai 70cm, dan menjadi temuan sauropoda pertama di negara tersebut.

Penemuan yang belum lama terjadi di tahun ini, tepatnya pada Agustus. Dilansir dari History (1/8), sebuah jejak dinosaurus karnivora terbesar ditemukan di Bolivia. Jejak ini memiliki lebar 115cm, dan dipercaya milik abelisaurus, sepupu dari dinosaurus paling populer, tyrannosaurus rex. Dinosaurus ini diperkirakan dapat tumbuh tinggi hingga 12 meter dan hidup di sekitar 70 juta tahun lalu.

Jejak fosil paling besar yang pernah ditemukan sejauh ini adalah yang ditemukan di Perancis pada 2009. Ukuran jejak yang ditemukan ini hampir mencapai 2 meter. Jejak tersebut merupakan milik sauropoda juga.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar