Kementerian Pertahanan Segera Beli Pesawat Tempur dan Tank

Loading...

Jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, 3 Oktober 2016. (Antara Foto / M N Kanwa / via REUTERS)

Jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, 3 Oktober 2016. (Antara Foto / M N Kanwa / via REUTERS)


Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan pihaknya akan tetap mempertahankan rencana pembelian alat utama sistem persenjataan (Alutsista) walau kementeriannya terkena potongan.


“(Usulan anggaran untuk 2017) Rp 104 triliun. Dipotong,” ujar Ryamizard seperti dilansir detik.com pada Kamis (13/10).


Ryamizard menjelaskan tetap fokus untuk menyediakan alutsista dalam bentuk penambahan alat baru. Menurutnya, persenjataan militer Indonesia termasuk banyak yang sudah berusia tua.

Baca juga:  Italia Tandatangani Program Pengembangan Aster 30 Blok 1 NT

“Penyediaan alat, nambah alat baru. Lihat saja yang tua-tua itu (alutsistanya), umurnya 30 hingga 40 tahun,” tutur Ryamizard.


Lebih lanjut, Ryamizard mengatakan bahwa alutsista baru yang direncanakan dibeli adalah pesawat tempur dan tank. Namun, ia belum merinci jenis pesawat dan tank yang akan dibeli.


Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa tidak ada pembelian alutsista yang dibatalkan karena pemotongan anggaran, namun kemungkinan hanya ditunda.


Guna melakukan penghematan, pemerintah melakukan pemotongan anggaran untuk Kementerian Pertahanan sebesar Rp 7,933 triliun. Pemotongan ini dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2016 tanggal 26 Agustus 2016.

Baca juga:  Jepang Pasok 6 Kapal Patroli Baru ke Negara Sahabat

Sumber: detik.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar