Kim Kardashian Tuntut Media Setelah Dituduh Palsukan Perampokan

Loading...

Kim Kardashian

Kasus perampokan Kim Kardashian yang terjadi Paris memang menyita perhatian banyak orang. Di tengah kehebohan kasus tersebut, tak sedikit yang menduga bahwa Kim telah membuat laporan palsu dan merekayasa insiden perampokan yang dialaminya.

Tak hanya itu, situs online MediaTakeOut menyebutkan kecurigaannya bahwa Kim Kardashian sengaja memalsukan perampokan agar sosialita tersebut bisa mendapatkan uang asuransi sebesar $11 juta (sekitar Rp143 miliar). Tak terima dengan tuduhan itu, Kim langsung melayangkan gugatan pada MediaTakeOut yang menudingnya berbohong soal insiden Paris.

Baca juga:  Dewi Sanca Coba Bunuh Diri Dengan Potong Urat Nadi Setelah Bertengkar Dengan Pacar

Marty Singer selaku kuasa hukum Kim sangat menyayangkan berita yang dirilis oleh MediaTakeOut. Ia mengungkapkan bahwa Kim benar-benar menjadi korban perampokan, dan tuduhan dari situs online tersebut menyakitkan bagi Kim.

“Setelah menjadi korban perampokan yang mengerikan di Perancis, Kim Kardashian kembali ke Amerika hanya untuk kembali menjadi korban, tapi kali ini oleh tabloid gosip online,” ujarnya.

Pengacara Kim juga mengungkapkan bahwa pemberitaan MediaTakeOut sangat merugikan bintang reality show tersebut. Ia pun memastikan agar media ini mendapatkan konsekuensi yang berat akibat menyebarkan berita yang tidak benar.

“Tergugat harus menghadapi konsekuensi karena mempublikasikan fitnah dan mencoba mengambil keuntungan dari nama besar Kardashian,” ucapnya.

Sementara itu, sampai saat ini Kim sendiri masih ‘menghilang’ dari hadapan publik sejak mengalami perampokan di Paris. Menurut orang-orang terdekatnya, kondisi istri Kanye West tersebut masih belum stabil karena merasakan trauma berat.

Baca juga:  Olla Ramlan Dan Aufar Hutapea Tak Ambil Pusing Gosip Perselingkuhan

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Related posts