Kolaborasi internasional di Jakarta Fashion Week 2016

Loading...

Koleksi Lenny Agustin di Indonesia Fashion Week 2013

Koleksi Lenny Agustin di Indonesia Fashion Week 2013 © Reza Syathir /Shutterstock

Kurang dari sebulan, pekan mode Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 akan digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ajang yang sudah dihelat untuk kali kesembilan ini akan menghadirkan beragam tren dan inovasi baru di dunia fashion Indonesia.


Tahun ini, sejumlah desainer yang terpilih dalam program inkubasi bernama Indonesia Fashion Forward (IFW), diajak berkolaborasi dengan beberapa partner internasional. Program ini bertujuan untuk mengembangkan para desainer Indonesia dan nantinya membawa mereka ke pentas dunia.


WomanTalk berkesempatan berbincang dengan tiga dari beberapa desainer yang terlibat dalam program ini pada acara konferensi pers JFW 2016, di Jakarta, Kamis (6/9/2016).


Soe Jakarta dan lulusan terbaik sekolah fashion dari Inggris


Jenama busana yang diwakili oleh direktur kreatifnya, Monik Wulandari, ini bekerja sama dengan British Council dengan program residensi. Sejak Agustus 2016, Monik bekerja sama dengan salah satu lulusan terbaik sekolah fashion di Inggris, Rosella May Brown.


Di JFW, Soe Jakarta dan Rosella akan menghadirkan koleksi bertema Landscape of the Mind. Koleksi ini terinspirasi sosok bernama Lee Miller, seorang model yang beralih profesi menjadi fotografer seni dan perang di tahun 1920an. Kerja sama Soe dan Rosella ini menghasilkan kreasi yang memadukan ketangguhan dan sisi feminin.


“Kreasi kami memperbarui cara membuat batik dengan teknik ‘surface design’. Kami juga membuat motif batik sendiri dan melakukan manipulasi bahan menggunakan tangan,” kata Rosella.


Bateeq dan Suzuki Takayuki


Kolaborasi ini merupakan bagian kerja sama antara Amazon Tokyo Fashion Week dan JFW. Tahun lalu, Bateeq dan Suzuki Takayuki sudah berkolaborasi. Kini, keduanya melanjutkan kerja samanya membuat sebuah rangkaian koleksi baru.


“Hasil kerja sama ini membuka mata kami mengenai beragam cara menggali motif batik. Pada kolaborasi nanti, Suzuki menumpuk motif batik, mengaplikasikan motif batik di beragam bahan, bahkan meminta kami membuat sebuah bahan baru yang kami ciptakan dari nol, mulai dari benangnya. Kerja sama ini mencoba memperlihatkan cara dan gaya orang Jepang melihat serta berkarya dengan batik,” kata Chief Executive Officer Bateeq, Michelle Tjokrosaputro.


IKYK dan Twee x Hwangsung Park


“IKYK selalu terinspirasi dari estetika Asia. Kerja sama dengan Korea Selatan ini menampilkan busana santun dari budaya yang lebih dikenal dengan pop culture-nya. Kami mengambil inspirasi dari busana tradisional Korea, hanbok, kemudian didesain dengan lebih modern dan unik. Ada permainan warna yang lebih berani dan tetap mencampur antara boyish dan feminin. Koleksi kali ini terinspirasi dari arsitektur beberapa area di kota Seoul,” ucap desainer IKYK, Anandia Marina Putri Harahap.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar