Kronologi Driver Gojek Sengaja Dijebak dan Dikeroyok Ojek Pengkolan di Solo

Loading...

Driver Gojek

copyright ©Gojek

Kembali terjadi pengeroyokan terhadap pengemudi Gojek saat akan mengangkut penumpangnya. Kejadian pengeroyokan ini terjadi di Solo dan dilakukan oleh sekelompok pria tak dikenal.


Sebelum dikeroyok, driver sempat menerima pesanan seorang untuk mengantarkannya. Akan tetapi disinyalir pesanan yang diterima ini hanya ulah pengeroyok yang melakukan penjebakan. Saat berada di lokasi pemesan driver terbukti dihadang oleh sekelompok orang.


Tak tanggung-tanggung orang yang datang bersamaan langsung melakukan pengeroyokan kepada driver ojek online tersebut. Kejadian pengeroyokan yang terjadi pada Selasa, 11 Oktober ini menyasar Kristian Wibowo.


Pengeroyokan terhadap pengemudi Gojek terjadi saat pukul setengah 10 malam di perlintasan KA Purwosari, Solo. Setelah melakukan pengeroyokan dan meninggalkan bekas luka, korban pengeroyokan di tinggal sendiri dengan sekujur tubuh penuh luka.

Baca juga:  Herannya Ahok Saat dengar Pertanyaan Jaksa Kepada Saksi !

Kapolsek Laweyan, Kompol Agus Pusyadi mengatakan bahwa korban mengalami luka memar pada bagian pipi. Setelah ditemukan terluka korban dibawa ke rumah sakit untuk segera melakukan pertolongan.


Dari kejadian pengeroyokan yang diduga dari salah satu oknum ini masih didalami oleh Polisi. Penyelidikan dari beberapa saksi yang berada di sekitas lokasi kejadian juga terus ditelusuri polisi.


Beberapa pengemudi Gojek juga ikut dipanggil ke Polsek Laweyan untuk dimintai keterangan. Kemarin para driver juga melakukan pertemuan dengan pihak polisi untuk segera mengusut tuntas masalah pengeroyokan yang menimpa warga Pasar Kliwon.

Baca juga:  Mengintip Spesifikasi dan Harga Innova Venturer yang Baru Meluncur !
GojekCopyright ©Tribunnews

Mediasi diadakan dari pihak ojek dan polisi dan difasilitasi oleh Polresta Surakarta. Pasalnya tak hanya Kristian saja yang dapat menjadi korban, pengemudi lain juga saja menjadi korban kekerasan.


Korban berusia 31 tahun ini dikroyok oleh lima orang yang diduga memakai rompi berwarna oranye. Dan tersangka juga disinyalir berasal dari para pengojek konvensional yanh mangkal dikawasan Stasiun Purwosari.


Pihak pengemudi lain juga telah memberikan penjelasan kepada pengojek pangkalan. Penjelasan berisikan tentang penumpang Gojek yang harus memesan melalui aplikasi dan tak bisa mengambil penumpang secara sembarangan



baca juga : Ribuan Gojek Bakal Mogok Narik di Akhir Oktober, Ada Apa ?

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar