Kronologi Karyawati Cantik Bunuh Diri Lantaran Dipaksa Lembur 105 Jam Oleh Perusahaan

Loading...

Bunuh Diri Matsuri Takahashi

Copyright ©Asahi

Lintas.coid – Karyawanit cantik bernama Matsuri Takahashi dikabarkan meninggal dunia karena Bunuh Diri. Aksi mengakhiri hidup yang dilakukan ini dikarenakan ia harus menghadapi kerja lembur salama 105 jam.


Pegawai berusia 24 tahun ini bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang periklanan Dentsu Inc. Matsuri memilih melompat dari jendela kamarnya saat berada di asrama yang terletak di Tokyo. Diduga ia mengalami depresi karena pekerjaan yang terlalu lama.


Keluarga dari Matsuri sendiri memberikan beberapa pernyataan tentang kabar kepergian salah seorang anggota keluarganya. Matsuri mulai bekerja di Dentsu pada April 2015 lalu. Kemudian ia ditugaskan untuk melakukan iklan di daring dunia maya setelah bekerja beberapa bulan.

Baca juga:  Mahaka Masih Diskusi dengan PSSI, 20 Tim Ini Siap Ramaikan Piala Presiden 2017 !

Sebelum melakukan Bunuh Diri. Matsuri sempat dijadikan sebagai karyawan tetap karena memiliki hasil kerja yang baik. Penetapan sebagai karyawan tetap berawal pada bulan Oktober lalu dan harus melakukan selurh pekerjaannya hingga lembur.

Bunuh Diri Matsuri TakahashiCopyright ©Mainici

Setelah menjadi karyawan tetap Matsuri juga harus melakukan kerja lembur hingga 70 jam setiap bulannya. Sementara itu  ketentuan yang telah diberikan oleh perusahaan melebihi peraturan yang terdapat dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Jepang.


Dikutip dalam laman Teha Japan Times, Matsuri sempat mengeluhkan tentang perilaku bosnya. Keluhan terjadi mulai bulan Oktober hingga akhirnya wanita berambut panjang ini melakukan Bunuh Diri.


Sebelum meregang nyawa Matsuri sempat berkicau diakun Twitternya dan terindikasi akan mengakhiri hidupnya. Matsuri akhirnya melakukan aksinya pda 25 Desember 2015, dan keluarga juga berharap agar pihak berwajib dapat melakukan penyelidikan terhadap jam kerja.

Baca juga:  Kenapa Masyarakat Sampai Rela Kucurkan Dana Ratusan Juta Rupiah Demi Jadi PNS ?

Penyelidikan mengenai jam kerja yang berlebih sebagai penyebab kematian Matsuri mulai diajukan keluarga pada bulan April 2016. Tuntutan tersebut juga dibenarkan oleh Inspektorat Ketenagakerjaan Jepang pada 30 September lalu.


Yukimi Takahashi sempat mengku tentang aksi Bunuh Diri yang telah dilakukan oleh anaknya. Atas kejadian dari anak kesayangan Yukimi terus menyerukan tentang pengaturan tenaga kerja dan jam untuk karyawan di Jepang.



baca juga : Adu Mulut Dengan Sang Pacar, ABG di Bogor Coba Bunuh Diri Lompat Dari Jembatan Satu Duit

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar