Lampu LED diprediksi jadi hit di dunia mode

0
0

Lampu LED bisa juga dijadikan sebagai aksesori.

Lampu LED bisa juga dijadikan sebagai aksesori. © Mifid /Shutterstock

Lampu LED ialah produk diode pancaran cahaya (LED atau Light Emitting Diode) yang disusun menjadi sebuah lampu. Lampu LED memiliki usia pakai dan efisiensi listrik beberapa kali lipat lebih baik daripada lampu pijar dan jauh lebih efisien daripada lampu neon. Pasar lampu LED diperkirakan akan meningkat hingga 12 kali lipat dalam satu dekade ke depan.

Mungkinkah salah satu alasannya karena dunia mode sedang menggemarinya?

Mungkin saja, apalagi setelah peragaan busana oleh Chanel beberapa saat lalu.

Pertunjukan yang diawali dengan keluarnya sepasang robot ini sukses mencuri perhatian para pegiat mode. Bergaya ala film Back to the Future, keduanya mengenakan aksesori serba futuristik.

Jangan lewatkan:  Cara menjaga agar pasangan tetap saling mencinta

Para ‘robot’ ini berjalan dengan setelan Chanel yang melegenda, yaitu jaket dan rok yang dirancang sekitar 1925. Kejutan ini tentu tak hanya datang di awal, kedua robot tersebut pun bak pembuka bagi rangkaian koleksi serba futuristik yang akan ditampilkan.

Koleksi ala masa depan tersebut berupa tas yang menarik perhatian. Pasalnya, tas yang dirancang ternyata menggunakan panel LED sebagai kulit luarnya.

Jika biasanya tas Chanel memiliki jahitan khusus sebagai ciri khasnya atau logo dari logam pada bagian depannya, kali ini tampilannya sedikit berbeda. Tas berbentuk persegi empat dengan model klasik ini memiliki rantai panjang sebagai talinya.

Jangan lewatkan:  Baik buruk kopi untuk kesehatan

Logo jenama asal Prancis tersebut terpasang pada bagian depan seperti biasa. Yang tak biasa, pada bagian luar tas terdapat jajaran lampu LED yang menyala dan membentuk logo huruf C yang saling berkaitan sebagai ciri khas Chanel. Logonya dibuat besar dan nyalanya semakin terang di tempat gelap.

Vogue menyebutnya penemuan pintar. Ya, pintar karena di era media sosial seperti saat ini banyak perempuan mencari sesuatu yang unik untuk konten media sosial di ponsel pintar mereka. Chanel berhasil membuat laman media sosial dibanjiri foto peragaan busana yang diadakan di Paris, Prancis tersebut.

Ternyata bukan Chanel saja yang berkarya dengan lampu LED pada peragaan busana di akhir tahun ini. Dolce & Gabbana pun melakukan hal serupa.

Jangan lewatkan:  Baik buruk kopi untuk kesehatan

Jika Chanel mengaplikasikan lampu LED pada tas tangannya, Dolce & Gabbana membuat LED tampil lebih cantik dengan meletakkannya pada mahkota kecil sebagai aksesori.

Hal ini lalu disebut-sebut sebagai cikal bakal kembalinya tren lampu LED di dunia mode.

Apalagi jika mengingat tren ini pernah sangat diminati di awal tahun 2000-an. Mulai dari rancangan koleksi Alexander McQueen untuk Givenchy yang berupa korset berlampu LED hingga mantel dan sepatu LED yang mengetren.

Jangan lupakan juga Claire Danes dan Karolina Kurkova yang mengundang decak kagum karena mengenakan gaun besar ber-LED di acara akbar Met Gala 2016 yang dilaksanakan beberapa bulan silam.

Bagikan dengan cinta...
Loading...
Bagikan
Artikel sebelumnyaAlasan Pemprov DKI rombak jajaran direksi PT MRT Jakarta
Artikel berikutnya7 langkah setop kecanduan ponsel
mm
Media elektronik bisa dijadikan jendela informasi yang membangun dan mencerdaskan bangsa. Generasi muda Indonesia mulai gemar membaca untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan. Mari kita isi dunia baca Indonesia dengan berita positif demi masa depan bangsa. Selamat berdiskusi... [Meidiana Said - Lintas Cybermedia]

Tulis gagasan