Lapan Jakaki Kerjasama dengan CNES Prancis

Loading...

Ariane 5 rocket. CNES

Ariane 5 rocket. CNES

LAPAN melakukan penjajakan kerja sama Indonesia-Perancis, sebagai tindak lanjut hasil pemaparan hari pertama workshop Indonesia-Perancis bidang teknologi antariksa. Kegiatan ini merupakan upaya identifikasi kebutuhan kerja sama kedua pihak, berdasarkan bidang-bidang kerja sama yang telah dipaparkan sebelumnya, sekaligus untuk mengidentifikasi mitra kerja sama yang cocok.

Dalam pertemuan ini Lapan dipimpin oleh Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Dr. Rika Andiarti, yang juga dihadiri jajaran pejabat LAPAN, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Pertemuan dua pihak diawali dengan membandingkan kerangka kerja sama. LAPAN menyampaikan tabel kebutuhan kerja sama masing-masing satuan kerja (satker) yang ada di LAPAN. Sedangkan Perancis memaparkan kebutuhan berdasarkan sudut pandang tematis bidang kerja sama.

indonesia-france-joint-development-programme

Usai menyampaikan kebutuhan masing-masing, dilakukan perincian garis besar kebutuhan dari kedua konsep, baik dari LAPAN maupun Centre National d’Etudes Spatiales (CNES), untuk melakukan identifikasi mitra-mitra yang akan terlibat dalam rencana kerja sama.

Baca juga:  Jepang Pasok 6 Kapal Patroli Baru ke Negara Sahabat

Kepala Bagian Kerja Sama LAPAN, Leo Rijadi, mengatakan garis besar pertemuan dikelompokkan ke dalam dua kegiatan, yakni capacity building dan bantuan teknis, juga tenaga profesional pengoperasian alat maupun sistem. Untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, LAPAN akan memperoleh dukungan dari pihak Perancis seperti IAS, ISAE-SUPAERO, CNES, dan universitas. Kemudian untuk mendukung kegiatan teknis operasional LAPAN didukung oleh TAS dan Airbus.

Tahap selanjutnya akan dilakukan komunikasi yang lebih erat antar mitra yang telah teridentifikasi, untuk merumuskan kegiatan kerja sama. LAPAN segera menyusun dokumen Perjanjian Kerja Sama, termasuk hal-hal mengenai mobilitas personil, penjadwalan, identifikasi milestone, dan sumber pendanaan.

Baca juga:  Program KC-46A Pegasus Sepertinya Tidak Berjalan Sesuai Rencana

cnes-france

Menariknya, di dalam rancangan kerja sama kedua negara ini, ada perbedaan skala teknologi antara LAPAN dan CNES. Perbedaan tersebut antara lain : LAPAN ingin mengembangkan mikro dan small satellite, sementara CNES berpengalaman di satelit besar, LAPAN ingin mendalami UAV, sedangkan Airbus telah mengoperasikan pesawat penumpang komersil. LAPAN ingin meningkatkan penguasaan sounding roket, sedangkan roket CNES sudah sangat jauh daya jangkaunya.

Untuk pelaksanaan kegiatan bidang pendidikan atau edukasi bergelar, personil LAPAN wajib mengikuti seleksi atau kompetisi proposal, sama dengan peserta lain. Artinya, kegiatan tersebut tetap berjalan tanpa adanya payung atau kerangka kerja sama.

Penjajakan kali ini merupakan pengalaman baru bagi LAPAN untuk menyatukan persepsi kedua pihak, agar ditemukan sinergitas kerja sama yang baik yang saling menguntungkan.

Sumber : LAPAN

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar