Makan sehat tak harus mahal

Loading...

ilustrasi makanan sehat

ilustrasi makanan sehat © Elenadesign /shutterstock

Mengonsumsi superfood sebagai makanan sehat mungkin begitu menggoda. Nama-nama seperti kale, quinoa, greek yogurt, dan biji chia sudah tak asing lagi bagi mereka yang mulai tertarik pada makanan super yang sedang marak diperbincangkan.

Sebuah studi di Microchemical Journal 2013, dikutip HuffingtonPost, menunjukkan bahwa jus dari acai, manggis, delima dan goji beri memberi kontribusi jumlah minimal mineral untuk die.

Studi yang sama mencatat bahwa biji chia dan goji beri yang dikeringkan dengan sinar matahari mengandung sejumlah besar mineral, seperti kalium, zat besi dan zinc. Namun, perlu diketahui bahwa makan buah utuh selalu jadi pilihan yang lebih baik daripada minum jus, bahkan ketika itu jus superfruit.

Tak ada yang salah untuk mencoba superfood, selama Anda mampu membelinya. Hal yang harus diperhatikan adalah makanlah superfood dalam kondisi alami, terutama buah dan sayur, bukan dalam bentuk pil atau suplemen bubuk. Makan makanan yang bentuknya masih asli memungkinkan kita untuk menyerap jumlah terbesar dari nutrisi mereka.

Sementara bila superfood dimasak jauh dari bentuk aslinya secara signifikan dapat menurunkan kandungan antioksidan yang ada di dalamnya. Tak peduli seberapa super makanan tersebut, bila Anda tak tahu bagaimana cara mengolahnya, akan menjadi sia-sia.

Bila Anda sedang irit, atau memang tak berniat membeli bahan makanan mahal, ada beberapa makanan yang tak kalah super sebagai alternatif.

Quinoa, misalnya, disebut-sebut sebagai makanan kaya protein dan serat, padahal lebih rendah dari gandum. Untuk memasak dengan panas tinggi, Anda bisa mengganti minyak kelapa denga minyak zaitun. Salmon dapat diganti dengan sarden, kale diganti bayam, goji beri dengan bluberi.

Ada pun makanan murah namun sehat yang bisa mudah didapatkan serta dikonsumsi setiap hari, seperti telur, kacang-kacangan, dada ayam, tahu, tuna kaleng, salmon kaleng, yogurt, susu, berondong jagung, semangka, pisang, kiwi, apel, pir, jeruk, bawang, tomat, wortel, bit, bayam, kentang, brokoli, edamame, teh, kopi, dan tentu saja air putih.

Makanan murah bisa lebih terasa manfaatnya bila dikonsumsi dengan cara yang benar. Mungkin Anda bisa mulai mencoba mengonsumsi raw food, yaitu makanan yang tidak melewati banyak proses sampai siap santap.

Misalnya, saat ingin makan singkong, cukup dicuci, dikupas, lalu direbus, bukan digoreng atau dibuat keripik. Kunci dari raw food adalah membuat bentuk makanan yang disantap tidak jauh dari aslinya.

Idenya adalah bahwa pemanasan makanan dapat menghancurkan nutrisi dan enzim alami. Padahal enzim tersebut dapat meningkatkan pencernaan dan melawan penyakit kronis. Sederhananya, ketika Anda memasak, Anda membunuhnya.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar