Menerka nasib proyek mobil Apple

0
0

Logo Apple.

Logo Apple. © EPA

Rahasia yang sudah banyak diketahui umum itu tampaknya ditakdirkan untuk tetap menjadi sebuah rahasia.

Pada Senin (17/10/2016), Bloomberg mengabarkan bahwa Apple tengah berpikir ulang soal ambisi mereka untuk masuk ke dunia otomotif melalui sebuah proyek yang bernama “Project Titan”. Raksasa teknologi mobile itu mengurangi skala proyek secara drastis, memotong jumlah pekerja, dan memikirkan arah baru dari proyek tersebut.

Menurut sumber Bloomberg, ratusan orang dari 1.000 pegawai yang terlibat dalam proyek tersebut telah dipindahkan, dipecat, atau mengundurkan diri dalam beberapa bulan terakhir.

Bob Mansfield, sang pemimpin proyek, kabarnya diberikan waktu hingga akhir 2017 untuk menentukan arah baru dari Project Titan.

Hingga berita ini ditulis, Apple belum mengomentari tulisan Bloomberg tersebut.

Kabar terbaru ini seperti mengonfirmasi tulisan The New York Times (9/9/2016) yang secara garis besar juga menyiratkan bahwa Apple tengah memikirkan ulang strategi mereka dalam upaya masuk ke industri otomotif. Dalam berita itu NYT juga mengutip tiga sumber anonim.

Jangan lewatkan:  Scomadi, motor skuter alternatif dari Inggris

Mengapa media besar seperti Bloomberg dan NYT sampai harus menggunakan sumber anonim untuk menulis soal Project Titan? Karena, walau sebagian besar pengamat teknologi dan otomotif mengetahui soal itu, sampai detik ini Apple belum pernah mengonfirmasi kebenarannya.

Kabar soal keinginan Apple untuk masuk dalam dunia otomotif sudah beredar sejak tahun 2014. Apalagi pada tahun yang sama Apple memperkenalkan CarPlay, perangkat lunak yang menghubungkan sistem radio atau head unit pada mobil dengan iPhone.

Sistem Apple CarPlay yang diintegrasikan kepada head unit Ferrari FF dipamerkan pada Geneva International Motor Show di Jenewa, Swiss, 4 Maret 2014. Sistem Apple CarPlay yang diintegrasikan kepada head unit Ferrari FF dipamerkan pada Geneva International Motor Show di Jenewa, Swiss, 4 Maret 2014. © Sandro Campardo /EPA

Ketika hal itu dikonfirmasi kepada COO Apple Jeff Williams dalam acara konferensi Code Re/code (27/5/2015), sebuah jawaban menggantung terlontar dari mulutnya.

Jangan lewatkan:  Yang harus disiapkan sebelum touring sepeda motor di musim hujan

“Bukankah mobil adalah perangkat mobile (bergerak) sesungguhnya?” kata Williams, dikutip Business Insider.

Namun ia mengakui bahwa Apple terus mengeksplorasi berbagai kategori untuk menemukan pada bagian mana mereka bisa membuat perbedaan besar.

Rumorpun semakin berkembang. Mulai dari dugaan bahwa Apple akan memproduksi mobil listrik seperti Tesla hingga yang yakin perusahaan yang bermarkas di Cuppertino itu bakal membuat mobil swakendara.

Target Apple, menurut 9TO5Mac, adalah meluncurkan mobil bertenaga listrik pada 2020.

Setelah dua tahun berjalan, tampaknya Apple mulai menyadari bahwa memproduksi mobil tidak semudah dalam bayangan.

Mereka diduga mengalami masalah dalam proses manufaktur karena tidak bisa membujuk para pemasok untuk memproduksi suku cadang yang eksklusif untuk Apple.

Fokus Project Titan kini sepertinya akan dialihkan beralih pada penyediaan perangkat lunak untuk menunjang kendaraan bermotor. Lalu bekerja sama dengan pemanufaktur otomotif besar untuk menerapkan perangkat lunak itu pada kendaraan yang mereka produksi.

Jangan lewatkan:  Yang harus disiapkan sebelum touring sepeda motor di musim hujan

Akan tetapi Daniel Howley, editor teknologi Yahoo!, meragukan kemungkinan tersebut karena orang-orang akan lebih tertarik untuk membeli mobil produksi Apple, bukan Honda atau Ford yang menggunakan perangkat lunak Apple.

Selain itu, banyak perusahaan yang bahkan sudah mulai memamerkan kemampuan perangkat lunak swakendara produksi mereka seperti nuTonomy, kerja sama Mobileye NV dan Delphi Automotive, serta Uber.

Oleh karena itu, beberapa pengamat berpendapat pada akhirnya Apple akan meninggalkan proyek ini sebelum rugi terlalu besar. Apalagi, bisnis otomotif hanya menghasilkan margin keuntungan rata-rata 10%, jauh lebih kecil ketimbang bisnis gawai elektronik.

Tetapi, sebelum ada pernyataan resmi dari Cupertino, segala kemungkinan masih bisa terjadi.

Bagikan dengan cinta...
Loading...
Bagikan
Artikel sebelumnyaMazda Motor Indonesia hengkang, Eurokars datang
Artikel berikutnyaTip nyaman dalam perjalanan dari para pramugari
mm
Media elektronik bisa dijadikan jendela informasi yang membangun dan mencerdaskan bangsa. Generasi muda Indonesia mulai gemar membaca untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan. Mari kita isi dunia baca Indonesia dengan berita positif demi masa depan bangsa. Selamat berdiskusi... [Meidiana Said - Lintas Cybermedia]

Tulis gagasan