Mengonsumsi cokelat hitam terbukti menyehatkan jantung

0
0

© Aastock/Shutterstock

Meskipun rasanya agak kepahit-pahitan, banyak orang yang menyukai cokelat. Makanan yang terbuat dari sekitar 60 persen biji tanaman kakao ini memang memiliki warna yang lebih gelap daripada cokelat pada umumnya. Selain rasanya yang lezat, ternyata cokelat hitam juga bermanfaat bagi hati orang yang mengonsumsinya.

Riset tahun lalu yang dibagikan oleh peneliti dari Harvard University mengungkapkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam terbukti menjadi obat mujarab untuk merawat penyakit jantung. Senyawa yang ada dalam cokelat bisa bermanfaat untuk memperkuat jantung pasien penyakit jantung.

Kini ada penelitian serupa yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition telah menganalisis 1.139 orang yang diminta mengonsumsi cokelat.

Mereka ingin mengetahui apakah cokelat yang mengandung senyawa flavanols dapat menjaga kadar kolesterol, meningkatkan sensitivitas terhadap insulin dan hormon yang mengontrol kadar gula darah.

Jangan lewatkan:  Masalah pencernaan bisa mengindikasikan gangguan mental

Seperti diwartakan NDTV, Simin Liu, professor di Brown University di Rhode Islands, Amerika Serikat mengatakan kepada Medical Daily:”Kami menemukan bahwa asupan flavanol kokoa bisa menurunkan semua faktor-faktor risiko subklinis bagi penyakit jantung seperti dyslipidemia, ketahanan dan peradangan sistemik.” Gangguan kardiometabolik merupakan kombinasi dari penyakit jantung dan diabetes.

Para peneliti meyakini bahwa hadirnya flavonoid – sejenis antioksidan yang diproduksi oleh tanaman, merupakan alasan mengapa cokelat hitam sangat penting bagi pasien penyakit jantung. Flavonoid ditemukan banyak terdapat dalam biji cokelat yang digunakan sebagai bahan utama pembuat cokelat hitam. Flavonoid inilah yang membantu menurunkan tekanan darah, mencegah darah menggumpal, meningkatkan aliran darah ke otak dan jantung dan memerangi kerusakan sel.

Jangan lewatkan:  Masalah pencernaan bisa mengindikasikan gangguan mental

Selain itu, cokelat hitam juga dikenal mengandung konsentrasi alkaloid tinggi yang disebut theobromine. Ini adalah stimulan yang memberi efek rileks pada orang yang mengonsumsinya. Theobromine bisa memperlebar pembuluh darah karena merupakan sumber serat yang bisa larut, magnesium, tembaga, fosfor, zink, dan potasium.

Meskipun terbuat dari lemak jenuh dan kakao, cokelat hitam tidak menyebabkan naiknya kadar kolesterol. Studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam bisa meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.

Sementara itu para periset di Wageningen University di Belanda telah menemukan bahwa cokelat hitam membantu mengembalikan kelenturan arteri dan juga menghindarkan situasi terjadinya sel darah putih menempel ke dinding pembuluh darah.

Jangan lewatkan:  Masalah pencernaan bisa mengindikasikan gangguan mental

Disarankan agar orang mengonsumsi porsi kecil cokelat hitam setiap hari untuk menurunkan risiko stroke dan penyakit kardiovaskular. Selama ini telah dibuktikan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat hitam setiap hari cenderung lebih awet muda, bugar, aktif dan bebas penyakit jantung. Cokelat hitam juga memainkan peran besar mencegah dalam resistensi insulin dan gangguan kardiometabolik.

Mengonsumsi cokelat hitam juga bisa menurunkan stres yang dialami jantung sehingga membantu untuk menanggulangi situasi yang membuat stres. Intinya adalah, semakin teratur Anda mengonsumsi cokelat hitam, semakin sehat jantung Anda.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis gagasan