Museum, alternatif tempat wisata di Bandung

Loading...

Seorang anak memperhatikan motor peninggalan sejarah yang dipajang di Museum Geologi Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9). Museum Geologi Bandung merupakan museum tempat penyimpanan dan perawatan benda-benda sejarah dan menjadi objek wisata yang berkunjung ke kota Bandung.

Seorang anak memperhatikan motor peninggalan sejarah yang dipajang di Museum Geologi Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9). Museum Geologi Bandung merupakan museum tempat penyimpanan dan perawatan benda-benda sejarah dan menjadi objek wisata yang berkunjung ke kota Bandung. © ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Saat ini, Bandung sudah memiliki berbagai museum, beberapa di antaranya adalah Museum Geologi, Museum Sri Baduga, Museum POS Indonesia, dan Museum Mandala Wangsit.

Rencananya akhir tahun ini, Bandung punya satu lagi museum baru. TribunJabar melansir, Pemerintah Kota Bandung sedang membangun museum di Jalan Aceh, Bandung, memanfaatkan bekas gedung Dinas Pemuda dan Olahraga. Tujuan dari dibangunnya museum ini untuk menghormati para pelaku sejarah agar tidak dilupakan generasi penerus.

Museum ini akan berisi buku, film dan benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan kota Bandung. Lokasi museum juga berseberangan dengan Taman Sejarah di halaman bekas Gedung DPRD Kota Bandung.

Sambil mengunggu museum baru selesai, Anda masih tetap bisa berkunjung ke museum-museum yang ada di kota kembang, Bandung. Selain museum yang sudah disebutkan, Bandung masih punya dua museum menarik yang layak dikunjungi.

Museum Pendidikan Nasional

Museum yang baru diresmikan pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015, ini bertempat di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). UPI dipilih karena memang kampus pendidikan pertama di Indonesia.

Uniknya, isi museum dengan corak batik di bagian luarnya ini bukan tentang sejarah, tapi terawangan masa depan.

“Pengunjung diajak berjalan melingkar dari lantai satu ke lantai berikutnya sehingga merasa hanya berada di satu lantai, padahal tidak,” ucap Dian, kepala Humas Museum Pendidikan Nasional UPI, kepada PikiranRakyat.

Totalnya, ada lima lantai dengan materi berbeda di museum ini. Materinya antara lain mengenai teknologi masa depan pendidikan, diorama, sistem pendidikan dari masa ke masa, dan sistem pendidikan guru.

Museum Barli

Museum Barli dibangun agar masyarakat lebih mengenal dan lebih memahami karya dari salah satu pelukis terkemuka Bandung, yaitu Barli Samitawinata. Tujuannya sebagai manifestasi kecintaan Barli pada seni lukis sekaligus bertujuan meningkatkan apresiasi seni bagi masyarakat Indonesia.

Di museum yang beralamat di Jalan Prof. Dr. Sutami 91, pengunjung dapat melihat perkembangan gaya seni lukis Barli dari masa ke masa, mulai dari aliran realisme, dari masa awal langkah Barli sebagai pelukis, impresionisme, dan ekspresionisme.

Di dalam museum ini, terdapat ruangan yang berisi perkembangan seni lukis Barli dan kehidupan pribadinya, pendidikan, diskusi, dan pergelaran seni, ruang pameran, serta koleksi pilihan karya Barli Sasmitawinata dan koleksi khusus.

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar