RI Urutan 11 Negara Penyumbang Pasukan Perdamaian PBB

Loading...

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Jawa Barat.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Jawa Barat.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi melakukan kunjungan ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Jawa Barat, pada hari Senin (10/10) kemarin. Dalam kunjungan ini, Retno memberikan pembekalan kepada 854 anggota pasukan perdamaian Indonesia.

“Partisipasi Indonesia dalam misi UNIFIL merupakan bagian dari upaya mendukung terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah, khususnya di Lebanon,” ujar Retno, seperti dilansir detikcom pada Selasa (11/10).

Baca juga:  Polsek Puger Jember Gelar Patroli Rutin Jaga Keamanan Pulau Nusa Barong

Retno menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang mengirimkan pasukan perdamaian terbesar ke United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) dengan jumlah 1.296 personel.

“Saat ini ada di urutan ke-11 dari 123 negara penyumbang. Peacekeepers Indonesia harus menjauhkan diri dari tindakan dan perilaku yang dapat merusak citra baik peacekeepers PBB dan nama baik Indonesia, khususnya tindak sexual exploitation and abuse,” ujar Menlu.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dengan Pasukan Perdamaian Perempuan di PMPP TNI, Sentul, Jawa Barat. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dengan Pasukan Perdamaian Perempuan di PMPP TNI, Sentul, Jawa Barat.

Baca juga:  Penataan Ulang Pangkalan TNI

Lebih lanjut, Retno menjelaskan bahwa keterlibatan pasukan perempuan memberi nilai tambah kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia. Menurutnya, mereka menampilkan perempuan Indonesia yang tangguh dan pemberani.

Terkait pencalonan di Dewan Keamanan PBB, Retno berharap partisipasi Indonesia dalam menjaga perdamaian dapat memperkuat posisi Indonesia. “Kontribusi dan partisipasi peacekeepers Indonesia juga akan semakin memperkuat pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2019-2020,” ujarnya.

Sumber: detik.com

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar