Wow! Miley Cyrus kritik Supergirl

Loading...

Aksi penyanyi Miley Cyrus saat acara MTV Video Music Awards di Los Angeles, California, Amerika Serikat (30/8/2015).

Aksi penyanyi Miley Cyrus saat acara MTV Video Music Awards di Los Angeles, California, Amerika Serikat (30/8/2015). © Mike Nelson /EPA

Saat ini serial Supergirl seperti oase di padang pasir. Di tengah dominasi karakter pria, Supergirl merupakan satu-satunya serial pahlawan super yang menggunakan karakter utama wanita.

Tapi, kehadiran serial dari DC Comics ini masih kena protes juga.

Penyanyi Miley Cyrus menilai persoalan kesetaraan gender masih terjadi di Hollywood. Ia memberi contoh sekaligus mengkritik Supergirl.

“Ada sebuah film bernama Supergirl. Saya pikir, serial ini aneh sekali karena memiliki gender yang disematkan pada judulnya,” ujar wanita berusia 23 ini dalam sebuah wawancara dengan Variety (11/10/2016).

“Pertama, serial ini dibintangi oleh seorang wanita dewasa, bukan anak perempuan.”

Pemeran Kara Zor-El/Kara Danvers/Supergirl adalah Melissa Benoist, aktris AS berusia 28. Sementara karakter yang ia bawa berusia sekitar 20-an. Menurut Cyrus, usia Benoist tidak masuk kategori “girl” atau anak perempuan.

Baca juga:  Keinginan Jamie Foxx ketika memerankan Mike Tyson

“Kedua, bagaimana jika Anda adalah seorang bocah lelaki yang sangat ingin menjadi anak perempuan lalu Supergirl membuat Anda merasa buruk? Saya pikir menggunakan judul Supergirl tidak memberi kekuatan seperti yang disangka orang,” ucap pelantun Wrecking Ball ini.

Cyrus dikenal sebagai pendukung gerakan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Dalam wawancara itu dia pun menyatakan diri sebagai seorang panseksual –ekspresi atau terlibat secara seksual terhadap semua jenis orientasi seks atau seluruh identitas gender.

“Saya melihat seseorang yang tidak mengidentifikasi diri sebagai pria atau wanita. Ia cantik, seksi, dan kuat, namun sekaligus rentan dan feminin, tapi maskulin. Saya merasa mirip dengan orang itu, lebih dari siapapun dalam hidup saya. Saya tidak merasa berorientasi normal tapi juga tidak merasa seperti gay. Karena saya memang bukan keduanya.” ujar Cyrus.

Kritik Cyrus segera ditanggapi oleh Andrew Kreisberg, produser eksekutif Supergirl. Ia menekankan bahwa nama “Supergirl” berasal dari karakter yang dibikin puluhan tahun lalu–pertama kali muncul pada 1959.

Baca juga:  Sebelum Nikah Siri, Lucky Hakim dan Syahrini KW Sepakat Buat Perjanjian Pra-nikah, Apa Isinya?

“Supergirl berasal dari properti lama, jadi kami tak pernah punya keinginan untuk menyebutnya dengan nama lain,” ujar Kreisberg dikutip ComicBook.com. Ia merasa timnya sudah berusaha sekuat mungkin untuk menghilangkan kesenjangan gender.

Kreisberg memberi contoh. Pada musim pertama ada adegan Kara meratap, “Mengapa aku tidak disebut Superwoman?”

“Jawabannya ada pada Cat Grant (bosnya Kara Danvers, diperankan oleh Calista Flockhart, red.), yang mengatakan bahwa “girl” sangat cocok dengan Supergirl serta tidak menyinggung siapapun. Kami tetap bangga pada acara ini, Melissa, karakter, dan pahlawan super yang dia perankan. Kami berdiri teguh untuk serial ini,” seru Kreisberg.

Bagi Kreisberg, hal paling feminin dalam serial Supergirl adalah Kara, tindakannya, tantangannya, dan aksi menghadapinya–baik secara fisik maupun mental.

“Bagi saya, itulah pernyataan terbesar dari kami yang benar-benar menunjukkan seorang wanita kuat di televisi, tidak sekadar membicarakannya.”

Bagikan dengan cinta...
Loading...

Tulis komentar