Kerinci – LINTAS.CO.ID – Perkembangan hasil rapid tes di Kabupaten Kerinci dan kota sungai penuh semakin bertambah, walaupun hasil dari rapid tes ini kemungkinan kecil positif Covid-19.
Akan tetapi sangat perlu penanganan secara medis untuk yang telah dinyatakan positif hasil rapid tes ini.
Rumah Sakit Umum Daerah H. Mayjen Haji thalib dengan memulangkan pasien yang dari kota sungai penuh positif Rapid tes dan padahal masih mengunggu hasil Swab keluar.
Akan tetapi Dinas Kesehatan Kota sungai penuh harus bertanggung jawab penuh dengan memulangkan pasien yang berasal kota sungai penuh kecamatan koto baru yang menimbulkan keresahan ditengah masyarakat dan penanganan nya tidak ada, malah di pulangkan sebelum menunggu hasil Swab.
Seharusnya, RSU H.Bakri yang menjadi rujukan pasien Covid-19 harus menyiapkan ruang isolasi untuk orang telah yang dinyatakan positif dari hasil Rapid tes ini sambil menunggu hasil Swab bukan memulangkannya.
Siapa yang harus bertanggung disini?
Dan kemana anggaran yang di kucurkan oleh pemkot?.
(Nh)
















