Jambi – LINTAS.CO.ID – Provinsi Jambi merupakan salah satu dari sembilan Provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Sebagai salah provinsi yang berjuluk kota dagang tentunya akan menjadi pusat pergolakan ekonomi yang sangat menjanjikan dalam membuka peluang seluas – luasnya bagi investasi perdagangan, sehingga dengan demikian Jambi dapat bersaing sejajar dengan 34 Provinsi lainnya yang ada di negeri ini dan 9 Provinsi yang ada di Pulau Sumatera.
Dengan adanya predikat sebagai Kota dagang, tentunya akan membawa prospek yang sangat menjanjikan terutama dalam pengembangan Industri Pariwisata yang banyak memberikan dampak dan pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama lahirnya industri -industri kreatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun setelah mengamati dan mencermati selama kurun waktu 20 tahun menetap di wilayah Provinsi Jambi yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, meskipun di daerah ini lah sebenarnya saya di besarkan, setelah saya memutuskan untuk keluar dan berpetualang keberbagai daerah di Indonesia dari tahun 1981 sampai tahun 1999.
Dengan basic saya sebagai salah seorang Pramuwisata (Pemandu Wisata) di DKI Jakarta serta Pemandu Wisata Java – Bali Overland, tentunya saya banyak melihat kemajuan yang di capai oleh daerah lainnya dalam memajukan Industri Pariwisata dan bahkan melalui Pengembangan Industri Pariwisata telah di jadikan sebagai salah satu sumber dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan distribusi.
Sebagai bagian dari masyarakat Jambi, tentunya saya punya kewajiban untuk ikut memberikan sumbang saran serta pemikiran yang konstruktif dalam menata Pengembangan Industri Pariwisata di Provinsi Jambi kedepannya. Saya tidak melihat adanya gebrakan tentang kemajuan apa saja yang telah dicapai oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jambi dalam mengembangkan Industri Pariwisata, padahal dengan adanya 11 Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jambi, tentunya memiliki potensi dan keunikan obyek wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya.
Pertanyaannya adalah, Kenapa pengembangan Industri Pariwisata Jambi, seakan – akan stagnan dan jalan di tempat, seolah – olah tidak memiliki kemampuan dalam memajukan dunia Pariwisata di Provinsi Jambi.
Saya akan mencoba menguraikan beberapa obyek wisata yang selama ini sudah di kenal diantaranya :
Gunung Kerinci yang wilayahnya di kenal sangat dingin dengan perkebunan tehnya, Kopi, kayu manis di tambah lagi keindahan Danau Kerinci dengan festivalnya. Kabupaten Merangin dengan Geo Park yang sangat potensi sebagai salah satu lokasi Arum Jeram.
Sementara di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang di kenal dengan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) dengan keunikannya sebagai salah satu kawasan hutan rawa basah di kawasan Asia Tenggara. Belum lagi dengan kehadiran burung – burung migran dari daratan Siberia yang terbang sejauh 13.000 kilometer merupakan keunikan tersendiri yang perlu di promosikan melalui pelaku – pelaku dunia usaha di sektor Pariwisata dalam hal ini Assosiasi Travel Agency (ASITA), International Asian Travel Agency (IATA), Persatuan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) merupakan ujung tombak bagi suatu daerah dalam mempromosikan Industri Pariwisata.
Kita harus banyak belajar dengan keberhasilan yang di capai oleh Provinsi tetangga kita, yaitu Provinsi Sumatera Barat yang saat menjadi barometer dalam memajukan Industri Pariwisatanya. Sektor Pariwisata merupakan Industri yang paling banyak menyerap tenaga kerja dan seharusnya sektor ini perlu menjadi perhatian bagi Dinas Pariwisata Provinsi Jambi kedepannya.
Intinya adalah bagaimana membangun koordinasi antara Dinas Pariwisata Provinsi Jambi dengan 11 Dinas Kabupaten/Kota untuk duduk bersama dengan melibatkan Stakeholder, pelaku usaha Pariwisata serta para penggiat untuk merumuskan sebuah kebijakan dalam mengevaluasi obyek – obyek wisata yang akan menjadi destinasi unggulan untuk di promosikan kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
Semoga tulisan ini bermanfaat sebagai sumbang saran pemikiran bagi kemajuan industri pariwisata di wilayah provinsi Jambi.
















