Jambi – Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.M.H, membuka pengajian kelompok remaja pelajar, berlangsung di auditorium rumah dinas gubernur, Jum’at (11/03/2022).
Dalam acara itu, Gubernur Al Haris mengajak generasi milenial untuk membekali diri dengan ilmu agama, dari unsur aqidah, akhlak dan syariah secara maksimal, sehingga generasi milenal tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan umum saja, tetapi memiliki pondasi yang kuat dengan ilmu agama.
“Kita harus mensyukuri segala nikmat yang Allah berikan, salah satunya adalah nikmat kesehatan, karena jika senantiasa bersyukur akan memberikan tambahan nikmat lainnya.
Hari ini pemerintah Provinsi Jambi mulai mengadakan pengajian untuk anak muda, dilaksanakan secara rutin satu bulan sekali bagi siswa siswi SMA, SMK.
Pemerintah Jambi ingin memupuk akhlak generasi milenial, ke depan juga akan diberikankan ilmu tambahan diluar kontek pelajaran biasanya, katanya.
Bagi generasi milenial yang sekolah di SMA/SMK tentu kurang mempelajari ilmu agama, dibanding yang sekolah di pondok pesantren.
Pengajian ini sebagai media bagi generasi milenial untuk mempelajari dan lebih memperdalam ilmu agama untuk kehidupan di masa mendatang yang lebih terarah, terhindar hal negatif dan berpikir positif serta mempunyai semangat tinggi, sehingga masa depannya lebih baik.
Intinya pemerintah Jambi mempersiapkan generasi milenial yang sholeh, sholeha dan berpikiran maju, sehingga tidak merusak harapan orang tua.
Waktu atau kehidupan di dunia ini sangat singkat, harus mempergunakannya dengan baik, mencari ilmu sebanyak mungkin sebagai bekal kehidupank.
Generasi milenial harus belajar dengan penuh semangat, mempergunakan waktu sebaiknya untuk belajar dan membekali diri dengan ilmu dunia maupun akhirat, katanya.
Sementara Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Jambi, Hj.Hesnidar Haris,S.E, menyampaikan, melalui pengajian itu dapat meningkatkan silaturahmi, selain itu menambah ilmu bagi generasi milenial.
Seluruh generasi milenial diharapkan ikut pengajian, karena semuanya berhak mendapatkan pemahaman tentang kajian islam, katanya.
Al Ustadz Rahmad Rahadian,S.E, dalam tauziahnya menyampaikan, untuk menjadikan generasi milenial yang berdaya saing era global, membutuhkan pondasi yang kuat berupa iman dan takwa (Imtaq) kepada Allah.
Kualitas ibadah dan akhlak generasi milenial harus meningkat, sehingga menjadi benteng diri terhadap pengaruh luar yang masuk di era globalisasi. (Adv)
















