Sarolangun – LINTAS.CO.ID – Terkait pemberitaan yang diterbitkan media lintas.co.id “Kurangnya APD, Pos Covid-19 Sarolangun Kosong” pada tanggal 21 april kemarin mendapat respon dari salah satu tim gugus penanganan Covid-19 di Kabupaten Sarolangun .
Trianto, Kepala Badan penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun, mengirimkan pesan kepada wartawan melalui Whatsapp, pada Jumat (24/04/2020) siang.
Yang mana isi pesan tersebut adalah “ya berita awak tu, jadi perhatian pimpinan, ketika saya tanya petugas dilokasi saat itu ada, karena siang sinar mtahari pas masuk tenda jadi petugas kesamping tenda.”
Menurut salah satu anggota Lembaga Pengawas dan Investigasi Tindak Pidana Korupsi (DPP LPI TIPIKOR), Dedi Aswida, “Foto dilokasi kami ambil pada pukul. 17.00. Wib sore, menurut kami tidak akan mungkin jam segitu matahari masuk tenda”, terangnya
Lanjut Dedi, petugas BPBD bukannya duduk disamping tenda melainkan duduk diwarung, jadi pesan whatsapp yang dikirimkan ke wartawan hanya untu memutar balikan fakta, seolah-olah menyalahkan kami.
Kami punya foto dokumentasi dilapangan, bahwasanya pos memang kosong, dan petugas BPBD Duduk diwarung bukan di samping tenda, jika sandainya Kepala BPBD Sarolangun mau membawa kejalur hukum, kami siap mempetanggung jawabkan bukti temuan kami, ujarnya
Kemudian wartawan kembali mengubungi Trianto, melalui selulernya, sayangnya belum tersabung.
(As)
















