Batanghari/Jambi) – Breaking News!!! Telah terjadi korban pembunuhan dengan sadis, terhadap seorang warga bernama Hapis bin Nawawi (37). Kepalanya ditembak dengan senjata Kecepek/ rakitan laras panjang. Akibatnya Hapis bin Nawawi meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).
Sedangkan pelaku penembakan M. Adi Purwanto (39) warga Desa Bulu Kasab, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, setelah korban ditembak langsung melarikan diri, korban ditembak dari jarak dekat.
Kapolsek Maro Sebo Ulu, Polres Batanghari, Polda Jambi, Iptu Parlindungan Sagala bersama jajaran satreskrimnya, mendapat laporan tindak pidana pembunuhan tersebut langsung menuju TKP, ketika dikonfirmasi melalui Whatsapp (7/11) membenarkan kejadian tersebut.
Kapolsek Maro Sebo Ulu, Iptu Parlindungan Sagala menjelaskan, kronologis kejadian berawal dari anak pelaku penembakan bernama Aldo, dua hari lalu menjual Gerinda (alat pemotong besi) kepada korban dengan harga Rp 70.000,-
Kemudian orang tua Aldo, M. Adi Purwanto mendatangi korban untuk menebus gerinda yang telah dijual anaknya Aldo. Ketika mendatangi pelaku (korban), dia berdalih tidak ada membeli gerinda tersebut.
Pelaku M. Adi Purwanto merasa kesal atas jawaban korban, kemudian pelaku pulang kerumahnya. Namun tidak lama pelaku datang kembali sekitar jam 8.30 wib, dia sambil menenteng kecepek (senjata rakitan laras panjang).
Diduga senjata rakitan tersebut sudah diisi mesiu dan peluru, pelaku langsung mendatangi rumah korban. Sesampainya pelaku dengan suara keras memanggil korban. Ketika korban membuka pintu rumahnya, pelaku langsung menembakan senjata rakitan yang dibawanya.
Tembakannya tepat sasaran, mengenai kepala korban, dengan seketika korban langsung tersungkur dan ambruk, dan meninggal di tempat, jelas Kapolsek,
Barang bukti yang diamankan sebut Sagala,1(satu) buah proyektil terbuat dari besi,1 (satu) helai baju kaos warna merah milik korban dan 1(satu) helai celana panjang Jeans juga milik korban,hingga kini pihak Polsek Maro sebo ulu dan jajarannya mengejar pelaku yang melarikan diri usai melakukan penembakan,
Dua orang saksi, Siska (24) merupakan istri korban dan Riki bin samsul (13) pelajar sudah di mintai keterangan, tutup Sagala.

















cialis online without Gu Huan murmured This is Li Xiang s blood, but what s so special Those particles of light floated on Gu Huan s side and began to float slowly, which should be formed