Tanjabtim – LINTAS.CO.ID – Penerima bantuan 143 paket Jaringan Pengaman Sosial (JPS) di Desa Merbau Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur berdasarkan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) dan penyalurannya langsung dikoordinir Kepala Dusun yang ada di Desa. Hal itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Merbau Amiruddin, Kamis (30/4/2020)
Lebih lanjut Amiruddin menjelaskan, setelah tim Kabupaten mendistribusikan JPS tersebut ke Desa, pihaknya langsung menyalurkan ke setiap Dusun untuk dibagikan kepada masyarakat penerima.
“Kenapa penyalurannya langsung dikoordinir Kepala Dusun, selain menghindari berkumpulnya masyarakat di Desa dengan jumlah banyak, jarak tempuh antara Desa ke Dusun cukup jauh, apalagi kondisi musim hujan. Makanya lebih efektif jika diserahkan ditingkat Dusun,”jelasnya.
Penerima bantuan tersebut berdasarkan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) dilaksanakan pada 15 April lalu, dimana sebelumya dilakukan pendataan masyarakat yang kurang mampu atau yang terdampak Covid-19, “hasil pendataan itu sejumlah nama diputuskan di Musdessus sebagai penerima bantuan,”ungkap Amir
Adapun penerima bantuan paket JPS di Desa Merbau itu tersebar di setiap Dusun dengan rincian yaitu di Dusun Makmur sebanyak 15 paket, Dusun Hidayah 37 paket, Dusun Ria I 23 paket, Dusun Ria II 23 paket, Dusun Wijaya I 21 paket dan Dusun Wijaya II 24 paket. sehingga totalnya 143 paket.
Bantuan JPS kali ini bersumber dari APBD Kabupaten Tanjabtim, “bantuan ini dari APBD Kabupaten dalam satu paket berupa Beras 20 Kg, Mie Instan 1 dus, Minyak goreng 2 Kg, Gula Pasir 3 Kg dan Susu manis 2 kaleng, bantuan ini akan diberikan selama 3 bulan, terhitung bulan April ini,” jelas Amir
Perlu dipahami bersama lanjut Kades, ada sebagian masyarakat yang kurang mampu tidak mendapatkan bantuan JPS ini, karena telah diakomodir melalui bantuan lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang kesemuanya bersumber dari APBN serta penerima BLT yang bersumber dari Dana Desa.
Hingga saat ini tim relawan masih melakukan pendataan jikalau masih ada masyarakat terdampak Covid-19 yang belum terdata.
“Dengan adanya Bantuan baik itu yang bersumber dari Pusat, Kabupaten dan DD, tidak ada lagi masyarakat yang terdampak Covid-19 tidak mendapatkan bantuan,” harap Kades
Amir menambahkan, saat ini belum ada informasi kapan BLT pusat akan digulirkan. Sementara untuk BLT Dana Desa belum digulirkan karena kami masih menunggu berapa yang diakomodir melalui BLT Pusat, artinya jika dari data hasil Musdessus kemarin ada masyarakat kurang mampu atau terdampak Covid-19 tidak tercoper akan dimasukan dalam penerima BLT DD.
“Saya kira dalam waktu dekat akan digulirkan kerena segala kelengkapan administrasi telah kami lengkapi dan sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Tanjabtim untuk dilanjutkan ke Pusat,” pungks Amiruddin
(Nahar)
















