SENGETI – Gerah dengan kondisi jalan yang semakin hancur, warga Mudung Darat, Kecamatan Marosebo, Muarojambi menutup akses jalan dengan menumbangkan sebatang pohon kejalan. Hal ini dilakukan warga lantaran jalan di desa mereka kondisinya cukup parah bahkan banyak yang berlobang seperti kubangan kerbau.
Kepala Desa mudung darat M Ali mengatakan Aksi penebangan pohon kejalan yang dilakukan masyarakatnya ini, adalah bentuk kekecewaan karena jalan didesa mereka kondisinya rusak parah berat.
“Warga sayo sudah merasa kecewa, jalan kami hancur, sementara truk sawit lewat terus. Kalau dibiarkan, bakal bonyok jalan tempat kami,” sebut Kades Mudung Darat, M Ali.
Sementara itu, Ketua RT 04 Desa Mudung Darat, Hanafi mengatakan hancurnya jalan ini akibat dilalui oleh truk sawit bermuatan melebihi kapasitas. Truk tersebut menuju perusahaan Sungai Bahar Pasifik Utama (PT SPBU).
“Akibat lalu lalang truk itu, jalan hancur, sementara kami sudah layangkan surat untuk minta bantuan perbaikan, tapi dak ditanggapi,” sebut Hanafi. Warga sangat berharap pemerintah Kabupaten Muarojambi tanggap dengan permasalahan ini, agar jalan ini bisa dilewati warganya.
















