Kuala Tungkal, LINTAS.co.id – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS memimpin Musrenbang RKPD tahun 2020 melalui video conference, Rabu (15/04).
Pada acara itu, Bupati Safrial mengingatkan ke pada OPD untuk memprioritaskan penanganan pasca pendemi Covid-19, khususnya disektor ekonomi dan sosial
Kepada seluruh kepala OPD, agar dapat menentukan skala prioritas dan unggulan secara tepat dan harus mampu memadukan hasil Musrenbang dan hasil reses anggota DPRD serta memperioritaskan capaian target RPJMD yang belum tercapai.
Musrenbang mengangkat tema ” percepatan pembangunan infrastruktur dalam rangka pemerataan kesejahtraan rakyat dan penyelesaian target RPJMD Tahun 2016-2021″.
Terkait relokasi anggaran tahun 2020 yang diperuntukan penanggulangan Covid-19, tentunya berdampak pada perencanaan pembangunan pada APBD 2021.
” Untuk itu perlu menyiasati beberapa program pembangunan daerah, provinsi dan pusat agar selaras, bersinergi dengan memperhatikan capaian RPJMD periode 2016-2021, mengingat tahun 2021 merupakan tahun akhir masa jabatan bupati dengan wakil bupati. ” ujar Safrial.
Lebih lanjut dikatakan, indeks pembangunan manusia( IPM ) Kabupaten Tanjab Barat mengalami tren meningkat yakni tahun 2011 sebesar 61,98 hingga tahun 2019 meningkat menjadi 67,54.
Seiring dengan peningkatan kondisi ekonomi daerah, terbukti mampu menurunkan persentase penduduk miskin di Kabupaten Tanjab Barat, seperti tahun 2015 sebesar 12,38 % turun menjadi 10, 56% tahun 2019.
” Dengan persentase itu, pemerintah Tanjab Barat optimis untuk dapat mencapai target penurunan angka kemiskinan sebesar 10,25% pada akhir periode RPJMD tahun 2016-2021″.
Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi agar memaksimalkan pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang menjadi kewenangannya, katanya.
Sementara, Kepala Bapeda Tanjab Barat, Ir. Firdauas Khatab, menyampaikan kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2021 yang diselenggarakan secara virtual Meeting itu juga diikuti oleh pihak terkait, seperti DPRD, Forkopimda, OPD dan kecamatan.
Sesuai instruksi Mendagri, Musrenbang RKPD tahun 2021 yang semula ditunda, hari ini dilaksanakan dengan menggunakan virtual meeting atau video conference, Musrenbang itu penting karena sebagai syarat untuk menyusun APBD 2021, katanya Firdaus.(adv)
















