• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
logo lintas
  • Home
  • LINTAS NEWS
    • Desa
    • Nasional
    • Internasional
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • TEKNO
  • SPORT
  • ARTIKEL
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • Home
  • LINTAS NEWS
    • Desa
    • Nasional
    • Internasional
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • TEKNO
  • SPORT
  • ARTIKEL
  • INFORIAL
Lintas.co.id
No Result
View All Result

Miris!!! Besarnya Kucuran Dana Pemerintah Dalam Membangun Desa, Warga Koto Kandis Malah Iyuran Membangun Jembatan penghubung

Miris!!! Besarnya Kucuran Dana Pemerintah Dalam Membangun Desa, Warga Koto Kandis Malah Iyuran Membangun Jembatan penghubung
0
SHARES
85
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TANJABTIM – LINTAS.CO.ID – Ditengah gencarnya Pemerintah Pusat dalam merealisasikan Pembangunan yang ada di Desa tertingal, dan Faktor penting lainnya, sebagai stimulus yang mampu mengubah dan memperlancar roda pembangunan ekonomi pinggiran di desa adalah keberadaan dan pemanfaatan dana desa. Kenapa demikian? Program desa akan berjalan sesuai target waktu dan sesuai harapan apabila didukung oleh dana desa yang akan memperlancar proses pembangunan di desa.

Tidak seperti yang di alami warga Desa Koto Kandis Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), pasalnya Jadi perbincangan Hangat di kalangan Nitizen pengguna Medsos (Facebook) pada Jum’at Malam 10/04 di mana postingan salah satu Akun Facebook Atas nama Japarman Patiroih yang memosting Beberapa Foto (dokomentasi) yang bertuliskan

“Kemana Dana Desa?
Kemana skala prioritas Desa?
Jembatan untuk masyarakat beraktivitas ke pertanian dan perkebunan untuk mengeluarkan hasil, demi meningkatkan ekonomi masyarakat.” Tulis Japarman di Akun Sosmednya.

Berlanjut dengan Postingan berikutnya selang beberapa jam kemudian, dari akun Facebook Japarman terlihat status baru,
” Bukan dari Dana Desa.
Bukan PKTD tapi PKM ( Padat Karya Mandiri / Tanpa upah )
Jembatan yang bukan skala swadaya masyarakat, lewat pengumpulan dana terpaksa dilakukan walau berat tiap tahun mengumpulkan uang untuk buat jembatan agar bisa ke lahan pertanian dan perkebunan warga “. Tulis Japarman

Didapat dari sumber BeritaJambi.co “saat awak media Lintas.co.id mencoba mencari tau lebih jauh dengan menghubungi Japarman Patiroih melalui pesan WhatsApp nya, Sabtu (11 Maret 2020)”.

Japarman mengungkapkan bahwa jembatan yang terletak di RT. 011 Dusun Harapan Desa Koto Kandis Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur tersebut, dikerjakan secara bergotong royong oleh warga dengan mengandalkan iuran dari masyarakat untuk pembelian material. Dengan mengumpulkan dana dari masyarakat pemilik kebun disana sebanyak 15 orang dengan patokan Rp.550.000 bagi yang memiliki 1 Hektar lahan dan Rp.700.000 untuk yang memiliki lahan lebih dari satu Hektar.

“Hal itu terpaksa kami lakukan, sebab kalau tidak ada jembatan maka warga tidak bisa kekebun, kalau menunggu dana anggaran desa tidak tahu kapan diperbaiki atau dibangun. Seharusnya Kepala Desa harus mengerti, sebab hal yang mendesak seperti jembatan ini yang menjadi skala prioritas “. Ujar Japarman

Japarman juga menjelaskan. Sebenarnya berat juga, tapi demi menunjang ekonomi masyarakat dari pertanian dan perkebunan mereka, mau tidak mau harus dilakukan apalagi lokasi jembatan arus deras apabila pada saat air pasang, sementara kalau cuma membuat jembatan dari kayu, ketahanannya kadang tidak sampai setahun, apalagi terkena arus dan sampah maka akan roboh dan ikut hanyut. Lanjutnya

” Pernah kami buat jembatan kayu, tidak sampai seminggu hilang diterjang air pasang dan sampah”. Jelasnya.

Japarman yang juga selaku pengurus RT di Desa tersebut merasa kecewa, karna pembangunan desa tidak melihat skala mendesak dan prioritas yang dibutuhkan masyarakat, apalagi tidak semua unsur dilibatkan dalam perencanaan pembangunan Desa.

Ada pembangunan yang dilaksanakan, tapi dalam segi pemanfaatan kurang, malah didahulukan dengan dana yang besar seperti pembangunan tambatan perahu yang menelan anggaran hampir setengah Milyar.

Seharusnya Pemerintah Desa dalam penggunaan anggaran yang ada di desa sekiranya melihat kebutuhan masyarakat yang mendesak untuk dilaksanakan dan melibatkan semua unsur dalam perencanaan desa seperti dalam penyusunan RPJMDesa, Penyusunan RKPDesa dan Skala Prioritas Penggunaan Dana Desa setiap tahun.

Sementara itu, Hasanuddin selaku Kepala Desa Koto Kandis Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat dicoba untuk dikonfirmasi melalui telepon tidak diangkat, selanjutnya coba dikonfirmasi melalui pesan sms tidak dijawab. Karena Kades Koto Kandis sulit untuk dikonfirmasi.

Kemudian Awak Media coba menghubungi Camat Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Amiruddin melalui pesan WhatsApp.

Dirinya mengungkapkan sudah mengetahui hal itu, dan Ia juga sudah turun. Terangnya

“Saya melihat banyak galian primer dan juga banyak yang sudah Desa bangun “. Lanjut Amirudin

Saat ditanya, apakah yang dibangun Desa itu termasuk skala prioritas? Dirinya menjawab,

” Ini kan kewenangan desa, ada tahapannya melalui musyawarah desa, melalui Musdes nantinya ditentukan bangunan mana yang prioritas, karena untuk wilayah Desa Koto Kandis ada 9 dusun dan wilayahnya luas “. Ungkapnya

Lebih lanjut Amirudin mengatakan, pembangunan yang ada tentunya melalui usulan dari dusun, dan nantinya yang mana memang akan dijadikan prioritas, pihaknya dari Kecamatan hanya melakukan pengawasan terkait peruntukan.

” Tentunya di Desa yang lebih tahu mana yang prioritas, untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi langsung melalui Desa. Saya menjawab sesuai dengan kewenangan saya, kebijakan segala macamnya ada di Desa, dan kalau untuk memberi masukan di Desa nanti akan saya sampaikan “. Pungkasnya

(NsT)

TERBARU

Gubernur Al Haris dan Ilusi Persentase: Drama Politik Angka di Jambi

Gubernur Al Haris dan Ilusi Persentase: Drama Politik Angka di Jambi

by Redaksi
April 1, 2026
14

Buka Puasa Bersama DPRD Jambi, Hafiz Fattah Ajak Perkuat Silaturahmi

Buka Puasa Bersama DPRD Jambi, Hafiz Fattah Ajak Perkuat Silaturahmi

by admin
April 19, 2026
0



Perkuat Pengawasan, Banmus–Banggar DPRD Jambi Kunjungi Inspektorat DKI

Perkuat Pengawasan, Banmus–Banggar DPRD Jambi Kunjungi Inspektorat DKI

by admin
April 19, 2026
0

DPRD Jambi Desak Evaluasi Total Jalan Khusus Batu Bara

DPRD Jambi Desak Evaluasi Total Jalan Khusus Batu Bara

by admin
April 19, 2026
0

Prev Next

POPULER

  • Sekda Muaro Jambi Hadiri Rakorda BAZNAS Se-Provinsi Jambi Tahun 2023

    Sekda Muaro Jambi Hadiri Rakorda BAZNAS Se-Provinsi Jambi Tahun 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW Perindo Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga yang Terkena Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas PUPR Provinsi Jambi Gelar Upacara Peringatan Hari Bakti PU ke-78

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono Hadiri HUT Bhayangkara ke 78

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PJ Bupati Muaro Jambi Menggelar Buka Bersama Kaum Dhuafa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

HUKUM

Gubernur Al Haris dan Ilusi Persentase: Drama Politik Angka di Jambi
DAERAH

Gubernur Al Haris dan Ilusi Persentase: Drama Politik Angka di Jambi

by Redaksi
April 1, 2026
14

Oleh: R. Adidaya (Fungsionaris Partai GOLKAR Di Jambi, ada hiburan favorit baru: belanja pegawai sedikit di atas 30%, dan tiba-tiba Gubernur Al Haris dijadikan biang keladi semua masalah. Angka itu diulang-ulang seolah mantra sakti—cukup sebut 35,73%, dan semua orang langsung merasa cerdas. Ironisnya, rakyat tidak meminta “persentase ideal,” mereka minta sekolah yang berjalan, rumah sakit yang melayani, jalan yang terhubung. Tapi kritikus sibuk mengutuk angka—tidak heran, drama lebih menyenangkan daripada realitas. Kritik ini lucu sekaligus tragis. Mereka menuntut pemotongan instan belanja pegawai, padahal...

Read more
Buka Puasa Bersama DPRD Jambi, Hafiz Fattah Ajak Perkuat Silaturahmi

Buka Puasa Bersama DPRD Jambi, Hafiz Fattah Ajak Perkuat Silaturahmi

April 19, 2026
Perkuat Pengawasan, Banmus–Banggar DPRD Jambi Kunjungi Inspektorat DKI

Perkuat Pengawasan, Banmus–Banggar DPRD Jambi Kunjungi Inspektorat DKI

April 19, 2026
DPRD Jambi Desak Evaluasi Total Jalan Khusus Batu Bara

DPRD Jambi Desak Evaluasi Total Jalan Khusus Batu Bara

April 19, 2026
Ivan Wirata: DPRD Jambi Gelar RDP, Panggil Bank Jambi, OJK, dan BI

Ivan Wirata: DPRD Jambi Gelar RDP, Panggil Bank Jambi, OJK, dan BI

April 19, 2026
Studi Banding DPRD Provinsi Jambi ke DKI: Dalami Pengembangan Ekonomi Kreatif

Studi Banding DPRD Provinsi Jambi ke DKI: Dalami Pengembangan Ekonomi Kreatif

April 17, 2026
Waka DPRD Jambi Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Waka DPRD Jambi Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

April 19, 2026
DPRD Jambi Konsultasi ke ANRI, Perkuat Arsip untuk Lindungi Sejarah Daerah

DPRD Jambi Konsultasi ke ANRI, Perkuat Arsip untuk Lindungi Sejarah Daerah

April 19, 2026
Komisi I DPRD Jambi Konsultasi ke Perpusnas Bahas Penguatan Perpustakaan

Komisi I DPRD Jambi Konsultasi ke Perpusnas Bahas Penguatan Perpustakaan

April 17, 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan 80 ribu Gerai Kopdes Merah Putih secara Virtual

Gubernur Al Haris Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan 80 ribu Gerai Kopdes Merah Putih secara Virtual

November 10, 2025
Hadiri Tabligh Akbar Haul Syekh Abdul Qodir Al- Jailani, Wagub Sani: “Alhamdulillah” Adalah Doa Paling Manjur dan Mudah

Hadiri Tabligh Akbar Haul Syekh Abdul Qodir Al- Jailani, Wagub Sani: “Alhamdulillah” Adalah Doa Paling Manjur dan Mudah

November 10, 2025
Kolaborasi Hesti Haris & TVRI untuk Kriya Jambi Makin Mendunia

Kolaborasi Hesti Haris & TVRI untuk Kriya Jambi Makin Mendunia

November 10, 2025
Gubernur Al Haris Terima Audensi BPKP Jambi, Bahas Kajian Strategis untuk Kebijakan Daerah dan Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi

Gubernur Al Haris Terima Audensi BPKP Jambi, Bahas Kajian Strategis untuk Kebijakan Daerah dan Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi

November 10, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post
DPP LPI TPIKOR RI Menilai Adanya Dugaan Indikasi Korupsi “Anggaran Penanganan Covid-19” di Kabupaten Merangin

DPP LPI TPIKOR RI Menilai Adanya Dugaan Indikasi Korupsi "Anggaran Penanganan Covid-19" di Kabupaten Merangin

Lintas.co.id

© 2021 Lintas.co.id - Developed by Team Lintas.co.id.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • LINTAS NEWS
    • Desa
    • Nasional
    • Internasional
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • TEKNO
  • SPORT
  • ARTIKEL
  • INFORIAL

© 2021 Lintas.co.id - Developed by Team Lintas.co.id.